PANTAIPOKER | Bandar Ceme | Agen Bandar Ceme | Bandar Capsa | Ceme Keliling | Poker Online

WWW.POKERPANTAI.ORG WWW.POKERPANTAI.INFO

Pantaipoker
Berita Terkini Indonesia oleh Situs Poker Online Terbaik Se-Indonesia.

Selasa, 10 Desember 2019

Harta Istri Pendiri Gudang Garam Lenyap Rp 36,4 Triliun, Mengapa?

Harta Istri Pendiri Gudang Garam Lenyap Rp 36,4 Triliun, Mengapa?







Pantaipoker Ceme -Harga saham PT Gudang Garam Tbk (KOMPAS100: GGRM) tidak cukup mengepul di tahun ini. Alhasil, harta sang empunya perusahaan cerutu ini yaitu Tan Siok Tjien tergerus.

Tan Siok Tjien adalahistri mendiang pendiri Gudang Garam, Surya Wonowidjojo.

Hitungan Bloomberg Billionaires Index, kekayaan Tan Siok hangus selama 2,27 miliar dollar AS atau setara Rp 36,4 triliun (kurs Rp 14.000) semenjak dari mula tahun sampai Selasa (10/12/2019) atau year to date.

Secara total, kekayaan bersih Tan Siok Tjien menjangkau 7,77 miliar dollar AS atau selama Rp 108,78 triliun. Dengan harta sebesar itu, empunya Gudang Garam tersebut menduduki urutan 217 orang terkaya dunia versi Bloomberg Billionaires Index.

Baca juga: Ini 15 Orang Terkaya Indonesia Tahun 2019

Tan Siok Tjien mengendalikan Gudang Garam, produsen cerutu yang mempunyai pangsa pasar selama seperlima dari pasar tembakau Indonesia.

Gudang Garam adalahperusahaan cerutu yang didirikan mendiang suami Tan, yaitu Surya Wonowidjojo. Perusahaan yang berbasis di Kediri ini memproduksi cerutu kretek.

Gudang Garam mempekerjakan nyaris 34.000 pekerja dan mengadukan pendapatan sejumlah 6,7 miliar dollar AS pada 2018.

Sepanjang tahun ini, harga saham Gudang Garam tertekan rencana eskalasi cukai cerutu pada tahun depan.

Selasa (10/12/2019), harga saham GGRM turun 1,07 persen ke level Rp 53.275 per saham. Dari mula tahun atau year to date, harga saham GGRM sudah longsor 36,29 persen.

Baca juga: Hartono Bersaudara Terkaya di Indonesia 11 Tahun Berturut-turut, Ini Pendongkrak Kekayaannya

Saham GGRM juga terpental dari susunan 10 saham dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Merujuk data RTI, Selasa (10/12/2019), kapitalisasi pasar saham GGRM ketika ini menjangkau Rp 102,51 triliun.

PT Suryaduta Investama menjadi pemegang saham terbesar GGRM sebesar 69,29 persen saham. Diikuti pemegang saham publik yang menggenggam 24,45 persen saham.

Serta PT Suryamitra Kusuma mempunyai 6,26 persen saham GGRM.

Hingga kuartal III 2019, GGRM membukukan eskalasi pendapatan 16,93 persen secara tahunan menjadi Rp 81,72 triliun. Pada periode sama tahun 2018, total penghasilan GGRM terdaftar Rp 69,89 triliun.

Baca juga: Mengenang Ciputra, Konglomerat RI dengan Kekayaan Rp 18,3 Triliun

Sementara laba bersih GGRM bertambah 25,69 persen secara tahunan menjadi Rp 7,24 triliun per kuartal III-2019. Pada periode sama tahun lalu, laba bersih GGRM melulu Rp 5,76 triliun.

Kenaikan laba bersih ini sejalan dengan penurunan pada beban lainnya sebesar 78,6 persen secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi Rp 22,7 miliar dan beban bunga sebesar 15,45 persen menjadi Rp 402,6 miliar.

Sebaliknya, GGRM mencatatkan eskalasi pada penghasilan lainnya 51,61 persen menjadi Rp 130,32 miliar.Pantaipoker Ceme

Tidak ada komentar:

Posting Komentar