PANTAIPOKER | Bandar Ceme | Agen Bandar Ceme | Bandar Capsa | Ceme Keliling | Poker Online

WWW.POKERPANTAI.ORG WWW.POKERPANTAI.INFO

Pantaipoker
Berita Terkini Indonesia oleh Situs Poker Online Terbaik Se-Indonesia.

Selasa, 10 Desember 2019

Dua karyawan asal China curi rahasia perusahaan, Apple cemas mereka kabur

Dua karyawan asal China curi rahasia perusahaan, Apple cemas mereka kabur









Pantaipoker Ceme -Apple Inc menyatakan, Senin (9/12), terdapat "keprihatinan mendalam" bahwa dua mantan karyawan mereka kelahiran China yang dituduh menculik rahasia dagang dari perusahaan teknologi berpotensi melarikan diri.

Pada sidang di Pengadilan Distrik San Jose, California Utara, Amerika Serikat (AS), jaksa berpendapat, Xiaolang Zhang dan Jizhong Chen mesti terus diperhatikan keberadaannya, sebab mereka mempunyai risiko kabur lewat jalur udara.

Kedua lelaki itu diciduk dengan tuduhan pencopetan rahasia perniagaan saat mengarah ke bandara guna terbang ke China, dan telah diperhatikan setelah dilepaskan dengan jaminan. Pengacara mereka menuliskan, kedua kliennya memiliki dalil keluarga untuk mendatangi China dan sekitar ini tidak mengindikasikan tanda-tanda melanggar situasi pra-persidangan.

Baca Juga: Gara-gara Apple, Wall Street terkoreksi pada penutupan Senin (9/12)

Asisten Jaksa A. Marissa Harris menilai, andai salah satu dari mereka melarikan diri ke China, akan susah bahkan tidak mungkin untuk pejabat federal untuk mengerjakan ekstradisi mereka guna menjalani persidangan di negeri uak Sam.

Dalam sidang kemarin, tiga karyawan Apple menyatakan di persidangan untuk menyokong jaksa, tergolong Anthony DeMario, Penasihat Strategis guna Divisi Keamanan Global Apple yang veteran Badan Intelijen Pusat AS (CIA).

Harris membacakan pengakuan Apple di hadapan Hakim Distrik A. Edward J. Davila. "Kekayaan intelektual Apple ialah inti dari inovasi dan perkembangan kami," kata Harris mengutip pengakuan Apple seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Apple Watch Series 5 rilis 6 Desember di Indonesia, ini harganya

"Partisipasi tertuduh yang berkelanjutan dalam proses ini dibutuhkan untuk meyakinkan penentuan kenyataan terakhir, dan kami mempunyai keprihatinan yang mendalam bahwa tertuduh tidak akan melewati proses ini andai diberi peluang (melarikan diri)," ujar Harris.

Melansir Mercurynews.com, media online AS, Zhang, di antara terdakwa, ialah insinyur perlengkapan keras guna Apple. Ia berencana membawa sejumlah rahasia perusahaan bersamanya saat mengundurkan diri dan menerima kegiatan di korporasi lain.

Agen federal menciduk Zhang pada Juli 2018 lalu, ketika ia mengupayakan melewati ketenteraman di Bandara Internasional Mineta, San Jose. Dia sudah melakukan pembelian tiket Hainan Airlines guna terbang Beijing dengan destinasi akhir Hangzhou.

"Apple sangat mengawal kerahasiaan dan perlindungan kekayaan intelektual kami," kata Tom Neumayr, juru bicara Apple. "Kami bekerja dengan pihak berwenang tentang masalah ini dan akan mengerjakan segala yang barangkali untuk meyakinkan pribadi ini dan pribadi lain yang tercebur bertanggungjawab atas perbuatan mereka," tegasnya.

Baca Juga: Penjualan ponsel pintar di pasar premium terselamatkan ponsel 5G

Zhang, yang menyatakan bekerja di XMotors, bergabung dengan Apple pada Desember 2015 sebagai insinyur perlengkapan keras pada kesebelasan yang mengupayakan mengembangkan mobil otonom. Apple sudah merahasiakan riset dan pengembangan itu, dan Zhang mendapat akses luas ke basis data internal rahasia.

Zhang mengucapkan ke Apple bahwa ia bakal meninggalkan perusahaan guna kembali ke China sebab ibunya sakit. Dia pun mengatakan untuk atasannya, ia akan bekerja guna XMotors, startup China yang konsentrasi pada mobil listrik dan teknologi kendaraan tanpa pengemudi.

Ketika Zhang memberikan dua iPhone dan laptopnya, tim ketenteraman teknologi Apple meninjau sejarah perangkatnya dan menemukan kegiatan unduhan yang bertambah secara dramatis, tergolong informasi dari file-file rahasia. Pantaipoker Ceme

Tidak ada komentar:

Posting Komentar