Mobil Terguling Timpa Makam di Tanah Kusir, Kok Bisa?

Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan dihebohkan dengan situasi sebuah mobil bernomor polisi B 1050 LB yang terbalik.
Mobil yang diketahui kepunyaan M Nababan penduduk Pesanggrahan, Jakarta Selatan ini menimpa makam-makam.
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Lilik Sumardi mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat Nababan hendak pulang. Kondisi mobil terparkir lumayan tinggi.
"Dia berakhir nyekar, inginkan balik keperosok ke bawah kebetulan dia parkir agak tinggi," kata Lilik, Jumat, 6 september 2019.
Tidak terdapat korban jiwa atas peristiwa ini. Lilik mengatakan, peristiwa ini bukan kecelakaan.
"Ketika berpapasan dengan kendaraan beda yang melaju dari arah yang bertentangan mengambil lajur terlampau kiri. Sehingga terperosok ke dalam pemakaman yang menyebabkan kerugian pelajaran saja," ujar dia
Usai dievakuasi, Lilik menyebut, empunya mobil segera membawa mobil itu ke bengkel.
Tim arkeolog mengejar peti mati batu atau sarkofagus diduga berusia 2.000 tahun di Alexandria, Mesir mula bulan ini. Saat dibuka, ada tiga kerangka jenazah yang terendam dalam cairan mengherankan berwarna merah.
Penemuan tersebut menimbulkan sebanyak spekulasi di kalangan ilmuwan. Ada yang menyinggung cairan tersebut adalah'solusi hidup', terdapat pula yang menuliskan sebagai 'jus mumi'.
Kementerian Peninggalan Antik dan Kuno Mesir, mengaku cairan itu bukan berasal dari jasad yang terdapat di dalam sarkofagus. Bukan pula merkuri merah yang familiar itu.
Cairan berwarna merah itu dipercayai hanya sebah limbah.
" Makam dan sarkofagus batu di dalamnya tidak mengandung bagian-bagian yang tersisa dari Aleksander Agung laksana yang diduga oleh orang-orang," demikian pengakuan resmi kementerian, dilansir dari boldsky, Selasa 24 Juli 2018.
Sejumlah laporan media menyebut tidak sedikit pihak mengingatkan mengenai adanya kutukan andai sarkofagus tersebut sampai dibuka. Tetapi, pihak kementerian melalaikan peringatan tersebut.
Laman Independent mengadukan sarkofagus tersebut terbuat dari batu hitam. Di dalamnya ada tiga kerangka manusia.
Beberapa hari usai perkabaran tentang penemuan itu di sebanyak media, netizen ramai mengemukakan permintaan guna mendapatkan cairan itu. Sebagian dari mereka mempercayai cairan tersebut mempunyai khasiat tertentu.
" Kita mesti meminum cairan merah dari sarkofagus kusam tersebut seperti minuman berkarbonasi atau minuman berisi kafein sampai-sampai kita dapat mendapatkan kekuatannya," kata permintaan netizen online.
Sejumlah sejarawan menuliskan Alexander Agung, yang adalahpenguasa dan pendiri kerajaan Mesir kuno, mati muda, Tetapi jasadnya tidak ditemukan.
Sejumlah daftar pra-sejarah mengaku Alexander pernah berwasiat jenazahnya dibuang ke Sungai Eufrat. Tetapi semua sejarawan yakin tampaknya pengekor Alexander menempatkan jasad raja besar tersebut di suatu makam yang bakal ditemukan sebuah hari nanti.
Teka-teki ruang rahasia di piramida makam raja Mesir, Tutankhamun, kesudahannya terkuak. Kementerian Purbakala Mesir memberitahukan bahwa tidak terdapat ruang rahasia itu, sebagaimana dipercayai selama ini.
Berdasarkan keterangan dari Mostafa Waziri, Sekretaris Jenderal Dewan Tinggi Kementerian Purbakala Mesir, kenyataan tersebut didasarkan pada temuan suatu tim berpengalaman dari Italia. Berdasarkan riset dengan cara ground-penetrating radar scans, tak ditemukan adanya ruang tersembunyi itu.
Penemuan teranyar ini berlawanan dengan dugaan berpengalaman Mesir Kuno dari Inggris, Nicolas Reeves, yang diciptakan pada tahun 2015. Reeves melafalkan bahwa makam Ratu Nefertiti --ibunda Tutankhamun-- disembunyikan di balik lukisan dinding ruang makam anaknya itu.
Temuan Reeves tersebut didasarkan pada pemindaian laser pengertian tinggi. Sedangkan pemindaian oleh semua ilmuwan Jepang dan Amerika tidak bisa disimpulkan.
Tutankhamun - yang namanya ditulis dalam hieroglif sebagai Amen-tut-ankh sebab kebiasaan juru tulis kuno yang menanam gelar dewa untuk mengindikasikan penghormatan - sering dirasakan sebagai ikon populer dari kemajuan Mesir Kuno.
Naik tahta pada umur sembilan atau sepuluh tahun, ia memerintah dari 1332–1323 Sebelum Masehi. Tutankhamun bisa jadi memerintah Mesir Kuno di bawah pengaruh penasehat yang kuat.
Makamnya ditemukan oleh arkeolog Inggris, Howard Carter, pada tahun 1922. Makamnya adalahsalah satu yang sangat terjaga kondisinya. Isi makamnya pun menjadi yang paling tidak sedikit dipamerkan dari seluruh barang antik Mesir Kuno.
Benda-benda peninggalannya secara bertahap telah dialihkan oleh Kementerian Purbakala ke Grand Egyptian Museum yang baru, yang sekarang disebutkan telah menyeluruh 70 persen.
Para ilmuwan menemukan temuan mengejutkan saat mengerjakan pemindaian di piramida yang menjadi makam Firaun Tutankhamun. Hasil pemindaian tersebut menunjukkan adanya dua ruangan yang tak tersentuh sekitar 3.000 tahun.
Berdasarkan keterangan dari Menteri Kepurbakalaan Mesir, Mamdouh el-Damaty, ruangan misterius ini diperkirakan mengandung material logam ataupun organik.
Mamadouh menambahkan, ruangan misterius ini bakal dipindai berpulang kepada akhir bulan ini. Sebab, semua peneliti butuh mendapatkan cerminan yang lebih jelas lagi.
Penemuan ini paling tidak dapat menjadi tuntunan baru untuk masa-masa kuno di Mesir yang sarat “ gejolak”. Dan sebanyak peneliti berspekulasi ruangan tersebut menjadi makam Ratu Nefertiti, istri dari ayah Firaun Tutankhamun.
Sementara itu, Mamadouh pun memperkirakan bahwa ruangan itu adalahmakam anggota family dari Firaun Tutankhamun. Meski demikian, dia tidak berspekulasi apakah ruangan tersebut makam dari Nefertiti.
Para peneliti yang memindai piramida lokasi pemakaman Firaun Tutankhamun mendapat temuan mengejutkan. Mereka mengasumsikan ada dua ruang misterius yang tak pernah dimulai selama 3000 tahun.
Berdasarkan keterangan dari Kementerian Kepurbakalaan Mesir, satu ruangan terletak di bagian unsur timur piramida. Satu lagi terletak di unsur utara. Berdasar hasil pemindaian itu, ruangan-ruangan itu diperkirakan mengandung bahan metal dan organik.
Lantas, bagaimana cerminan dari dua ruang misterius itu? Kementerian Kepurbakalaan Mesir menerbitkan sketsa. Berdasarkan sketsa tersebut, ruang-ruang itu berdampingan dengan ruang penguburan Tutankhamun. Di sebelah unsur utara dan timur.
Menteri Kepurbakalaan Mesir, Mamdouh el-Damaty, menyatakan yakin temuan itu ialah ruangan, tetapi entah mengandung apa. Keyakinannya tersebut mencapai 90 persen.
”Tapi saya tidak pernah memulai tahapan berikutnya sebelum 100 persen,” tutur El-Damaty, sebagaimana dilansir Dream dari BBC, Jumat 18 Maret 2016.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar