Imbas Listrik Padam, Warung dan Rumah Terbakar hingga Tewaskan Pemiliknya
Salah satu lokasi terjadinya kebakaran, bahkan mengakibatkan pemilik usaha meninggal dunia dan satu lainnya merasakan luka bakar pada tubuhnya.
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Dicky Ario Yustisianto mengungkapkan, peristiwa kebakaran yang terjadi di Jalan H Mansyur, Kampung Gondrong, Cipondoh tersebut, terjadi selama pukul 19.30 wib. Lantan mati lampu, empunya lokasi usaha penjualan sembako, bensin dan gas itu, mengobarkan lilin guna penerangan usahanya.
Namun sebab diletakkan di sekitar etalase bensin, pada ketika bersamaan, terjadi sambaran api dan langsung tentang tabung gas yang melukai Sopian(25), sampai mengalami luka bakar. Sementara istrinya, Sakinah (25), meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Korban luka kami bawa ke RS Mulia, tak jauh dari TKP sedangkan satu korban meninggal yang adalahistri empunya warung kami bawa ke RSUD,” ungkap Kasat reskrim, Senin (5/8/2019). Dari lokasi kejadian, Polisi menyita sebanyak alat bukti berupa lima tabung gas dan pecahan botol bekas penyimpanan bensin.
Sementara pada satu tempat usaha yang lain, pun terjadi kebakaran pada hari dan malam yang sama. Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Gondrong, RT01/04.
“Benar dua tempat di Kampung Gondrong Cipondoh, satu warung sembako dan satu lapak kayu,” katanya.
Untungnya, tak terdapat korban dari kejadian kebakaran yang terjadi di Lapak kayu, kepunyaan Suwito. Dari tempat tersebut, Polisi menyelamatkan potongan kayu terbakar sebagai perangkat bukti.
Kejadian serupa menimpa puluhan lokasi tinggal kontrakan di di Menteng Atas Selatan III, Jakarta Selatan. Permukiman padat warga ludes terbakar pada Minggu (4/8) malam.
Kebakaran diperkirakan berkaiatan dengan pemadaman listrik yang menimpa distrik DKI Jakarta dan sekitar semenjak Minggu siang kemarin.
Kepala Seksi Operasi Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan Sugeng mengatakan, penyebab kebakaran dari lilin yang dinyalahkan oleh satu penghuni lokasi tinggal saat mati lampu.
"Penyebabnya dampak lilin," kata Sugeng dalam keterangannya, Senin (5/8/2019).
Akibat kebakaran itu, 350 penduduk harus mengungsi ke RPTRA Kebon Sawo, Kelurahan Menteng Atas. Dalam peristiwa tersebut satu orang penduduk tewas. Namun, indetitasnya sampai kini belum diketahui.
"Meninggal dunia satu, nama belum diketahui. Yang merasakan luka-luka mempunyai nama M Iqbal Anggota PPSU merasakan luka parah di kakinya," ujarnya.
Terkait kerugian, ketika ini petugas masih melalukan pendataan. Sugeng menambahkan, api bisa dipadamkan pada pukul 22.45 WIB.
"Setidaknya terdapat 14 unit pemadam kebakaran yang diterjunkan ke lokasi. Api baru dapat dipadamkan selama pukul 22.45 WIB," pungkas dia.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar