Sutradara Avengers: Endgame Bantah Hoax Iron Man
Kutipan hoax itu berbunyi pernyataan, yang dianggap milik Joe Russo dalam Tonight Show. Di sana dia bilang bahwa hendak membunuh Tony Stark di Avengers: Endgame sejak mula karena membencinya.
"Aku bakal jujur. Ketika mendengar Tony Stark bilang, 'miliuner, playboy, dermawan,' dalam film Avengers kesatu, aku menyimpulkan bahwa dia bakal jadi sebab dampak utama di Endgame. Aku tahu dia dicintai tidak sedikit orang, namun tidak olehku. Dia mesti pergi," bunyi kutipan tersebut.
Russo Brothers juga membantahnya langsung. Dia menyinggung bahwa kutipan itu hoax dan tak merasa pernah mengatakannya.
"Untuk meluruskan, kutipan ini benar-benar palsu. Tentu saja ini salah dan menggelikan. Aku sebenarnya hendak Tony mati di Civil War," katanya mengklarifikasi hoax yang beredar.
Mengutip Screen Rant, pengakuan Russo Brothers yang mengharapkan Tony Stark tewas di Civil War pun dirasakan sebagai candaan belaka. Russo dalam sekian banyak wawancara tak pernah menyebut hendak Iron Man mati di Civil War, sebaliknya, pernah mempertimbangkan menewaskan Captain America dalam film tersebut, supaya serupa dengan kisah di komiknya.
Marvel Studios belum lama ini merilis deleted scene atau adegan yang dihapus dari Avengers: Endgame. Menariknya, adegan tersebut ialah momen sesaat sesudah Iron Man tewas. Para superhero berlutut tanpa kata dan menciptakan suasana kian memilukan. Russo Brothers menyinggung adegan tersebut dihilangkan sebab scene pemakaman setelahnya, punya arti yang lebih dalam.
"Itu adegan yang sangat estetis dengan penampilan mereka yang paling menyentuh, namun kami syuting tersebut sebelum pemakaman Tony Stark. Adegan pemakaman menurut keterangan dari kami lebih mencerminkan betapa emosional dan menggetarkannya kematian Tony," ujar Russo Brothers untuk USA Today.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar