Nikah 30 Tahun tapi Terpaksa Bercerai, Pasangan Ini Ternyata Kakak Adik
Pantaipoker Ceme -Viral di media sosial, cerita pasangan suami istri di Malaysia yang darurat bercerai sesudah menjalani biduk lokasi tinggal tangga sekitar 30 tahun. Keduanya baru mengetahui bila mereka kakak-adik.
Kisah mereka unik perhatian warganet setelah diberikan pemakai Twitter @ibcig pada Kamis (18/12/2019).
Dalam utas yang dibagikan, akun tersebut menyatakan mendapat kisah tentang pasangan tersebut dari gurunya di sekolah.
Tanpa dilafalkan namanya, awalnya pasutri asal Johor dan Terengganu dikenal tidak begitu dekat dengan keluarga. Sang suami diketahui bekerja sebagai sopir truk barang yang sering beralih tempat.
Selama 30 tahun membina rumah tangga, mereka sudah dikaruniai tiga anak dan cucu.
Suatu ketika, dikabarkan andai ibu dari si suami meninggal dunia. Mendengar kabar tersebut, pasutri ini datang guna acara tahlilan. Namun secara tak sengaja, sang suami menemukan potret pernikahan orangtuanya.
Selama ini, ia melulu tahu bila ayahnya meninggal ketika muda. Sang suami yang tak pernah melihat potret itu kemudian menunjukkannya untuk sang istri,
Bukannya disambut dengan senyuman, sang istri justru diciptakan kaget sampai menangis histeris saat melihat potret itu. Lelaki dalam potret itu ternyata pun ayahnya.
Sejak kecil, sang istri melulu tahu, ayahnya pergi merantau semenjak bercerai dengan ibunya. Setelah tersebut diketahui, sang ayah menikah lagi dengan perempuan lain dan dikaruniai anak laki-laki.
Dahulu, ia tidak dapat menemukan eksistensi seseorang sebab terbatas media. Tak disangka, laki-laki dari istri baru ayahnya itulah yang sekitar ini menjadi suaminya.
Sempat sama-sama terkejut saat mengetahui fakta bahwa mereka saudara satu ayah, pasutri ini memilih guna bercerai. Mereka merelakan pernikahan 30 tahun yang sudah dijalani.
Sontak, cerita pilu tentang pasutri itu mengundang simpati warganet. Sejak diunggah, utas kisah keduanya sudah mendapat retweets lebih dari 2.500 kali dan Pantaipoker Ceme



Tidak ada komentar:
Posting Komentar