PANTAIPOKER | Bandar Ceme | Agen Bandar Ceme | Bandar Capsa | Ceme Keliling | Poker Online

WWW.POKERPANTAI.ORG WWW.POKERPANTAI.INFO

Pantaipoker
Berita Terkini Indonesia oleh Situs Poker Online Terbaik Se-Indonesia.

Sabtu, 14 Desember 2019

Jatuh Miskin Usai 3 Kali Nikah, Bisa-bisanya Ayahku Mengaku Disantet

Jatuh Miskin Usai 3 Kali Nikah, Bisa-bisanya Ayahku Mengaku Disantet





Pantaipoker Ceme -Hai Bunda, perkenalkan namaku Rina dan aku ialah anak dari istri kesatu ayahku. Cerita ini begitu pilu guna kuceritakan, namun aku yakin ini mesti dibagikan.

Aku anak kedua dari tiga bersaudara. Di keluargaku, seluruh anak dididik keras oleh ayah semenjak kecil. Ayah memang familiar galak dan tegas.

Ibuku berjualan nasi warteg melanjutkan usaha orang tua, sementara ayah bekerja di di antara perusahaan swasta besar. Hidup kami bahagia ketika itu.

Sampai sebuah ketika, ketika aku duduk di ruang belajar 2 SMA, ayah datang membawa badai ke family kami. Ia menyatakan pada ibu dan family besar sudah menikah lagi dengan seorang wanita. Wanita yang tidak dikenal.

Sejak ketika itu, keluargaku mendadak hancur. Kami membenci ayah yang saat tersebut langsung menyimpulkan untuk berpoligami. Ia bersikeras tidak akan memisahkan ibuku dan menyanggupi menafkahi keluarga. Tak lama, ayahku pergi dari lokasi tinggal dan menyimpulkan tinggal di lokasi tinggal istri keduanya.

Setiap kali aku, saudara-saudaraku, dan ibu bertemu ayah, pertengkaran tidak jarang kali terjadi. Ayahku mulai berani main kasar. Ia melempar seluruh piring, bahkan memukul adik laki-lakiku di tengah jalan, di depan seluruh orang ketika nenekku meninggal.

Dari pernikahan dua-duanya itu, ayahku dikaruniai dua anak perempuan. Entah kenapa, aku dan kedua saudaraku paling membenci dua anak itu. Adikku bahkan pernah membentak mereka sebab marah.

"Dasar anak perebut suami orang!," teriak adikku kencang ketika dia mengunjungi rumah istri kedua ayah untuk mohon uang sekolah.

Hidup kami berjalan laksana ini sekitar lebih dari 20 tahun. Ibuku berhenti bicara dengan ayah. Ayah juga berhenti menafkahi kami sekeluarga. Sampai aku dan adik-adik lulus kuliah, semua ongkos ibu yang tanggung, semuanya didapat dari hasilnya bekerja di warteg.

Sekitar lima tahun lalu, aku mendapat kabar dari adik tiriku yang sekarang sudah SMA. Ia bilang ayahku sudah menikah lagi dengan seorang penjaja nasi. Wanita itu ialah janda beranak satu yang usianya sama dengan kakakku.

Kejadian yang dirasakan ibuku berulang. Kali ini yang mengalaminya ialah istri kedua ayah. Ia ditinggalkan begitu saja tanpa dinafkahi.

Jujur, aku tidak peduli lagi dengan hidupnya. Malah sempat terbersit rasa senang menyaksikan keluarga istri kedua ayah bernasib sama dengan keluargaku. Mereka kini hidup luntang-lantung.Pantaipoker Ceme

Tidak ada komentar:

Posting Komentar