Rendy, Remaja Tewas Dipatuk King Kobra Anak Yatim Piatu
Sebelumnya, Rendy dirawat oleh neneknya di dusun halamannya di Wonosobo, Jawa Tengah. Lantaran sang nenek telah sepuh ia memilih tinggal bareng budenya.
"Setelah ibunya meninggal, dia diasuh neneknya sebab kan ayahnya memang kerja di Papua, jarang kembali juga," kata Tuti, Senin (11/11/2019).
Akan tetapi sejumlah tahun lalu, sesudah ibunya meninggal, ayahnya juga menyusul menghadap sang khalik, sampai-sampai Rendy mesti dirawat oleh sang nenek dari kecil sampai dewasa.
Setelah ayahnya meninggal tiga tahun lalu, Rendy pindah ke Depok. Karena di dusun kan neneknya telah sepuh, dan dia lebih nyaman bila tinggal sama budenya yang di sini," jelasnya.
Berdasarkan keterangan dari Tuti, Rendy keponakannya tersebut adalahsosok anak yang tak tidak sedikit bicara dan gemar membantu. Bahkan di Depok, dia sering menolong menjual es kelapa di warung kepunyaan budenya yang berjarak lebih tidak cukup satu kilometer dari rumahnya.
"Anaknya rajin, baik, enggak neko-neko lah pokoknya. Setiap pagi, Rendy berangkat dari lokasi tinggal ke warung es kelapa budenya yang berjarak selama satu kilometer," tuturnya.
Sambul menyangga air mata, Tuti bercerita bahwa peristiwa nahas tersebut terjadi di warung miliknya, di mana almarhum merawat ular king kobra di suatu kandang di dalam warung.
"Selama ini sih ularnya enggak masalah, tidak jarang dikasih santap dan minum, dirawatlah gitu sama dia," imbuhnya
Hampir sebulan terakhir ini Rendy merawat ular tersebut. Tuti menyatakan tak tahu Rendy menemukan ular tersebut dari mana. Padahal telah dilarang sebab ular itu sangat riskan karena mempunyai racun mematikan.
"Saya enggak tahu ular darimana yang diangkut Rendy tahu-tahu dia bawa aja ular tersebut ke warung. Padahal telah saya larang, tidak boleh pelihara ular tersebut karena beracun," tandasnya.
Namun sesudah kejadian tersebut sejumlah komunitas pencinta hewan datang untuk menyelamatkan ular itu dan diangkut untuk lantas ditangani lebih lanjut.
"Saya enggak tahu diangkut kemana, mereka datang tersebut Kamis 7 November 2019 pagi sesudah tahu kejadian tersebut Rendy dipatuk ular," kata Tuti mengakhiri.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar