PANTAIPOKER | Bandar Ceme | Agen Bandar Ceme | Bandar Capsa | Ceme Keliling | Poker Online

WWW.POKERPANTAI.ORG WWW.POKERPANTAI.INFO

Pantaipoker
Berita Terkini Indonesia oleh Situs Poker Online Terbaik Se-Indonesia.

Jumat, 11 Oktober 2019

Warga Jual Temuan Emas Harta Karun Sriwijaya, Rp 900 Ribu Pergram

Warga Jual Temuan Emas Harta Karun Sriwijaya, Rp 900 Ribu Pergram







Pantaipoker Ceme -Puluhan penduduk berburu artefak di Kecamatan Cengal dan Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir (OKI). Benda bersejarah, yang mereka sebut sebagai harta karun Sriwijaya itu, hadir setelah terjadinya karhutla.

Warga pemburu peninggalan sejarah ini banyak sekali mengincar artefak berupa perhiasan emas dan manik-manik. Mereka kemudian menjualnya ke toko emas.
Levi S. Jeruju, 30 tahun, yang mempunyai toko emas di Kecamatan Cengal membetulkan masyarakat memasarkan kepadanya. "Iya benar, memang di desa saya penjaja emas, sebab masyarakat tersebut kan enggak ngerti jadi mereka mengejar barang kemudian datang ke lokasi saya guna menanyakan," ujar Levi untuk Tempo melewati sambungan telepon, Jumat, 11 Oktober 2019.
Harta karun diperkirakan peninggalan Kerajaan Sriwijaya tersebut ditemukan sesudah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Balai Arkeologi Sumatera Selatan pun telah meninjau tempat penemuan benda yang oleh masyarakat dinamakan sebagai harta karun Sriwijaya di pantai unsur timur Kabupaten Ogan Komering Ilir.




Masyarakat menggali artefak Harta Karun Sriwijaya. (Dok. Balar Sumsel)
Berdasarkan keterangan dari Levi, masyarakat datang ke lokasinya untuk meminta diperiksakan apakah yang ditemukannya emas 24 karat atau bukan. "Nah pas saya periksa tersebut memang benar dan mereka inginkan jual sama saya. Ya telah saya ambil sebab ada dasar emasnya, terdapat yang 18 karat ada pun yang 20 karat," tutur Levi.
Wanita berjilbab tersebut tidak menyatakan secara detil tentang harga dan jumlah yang dia beli. "Intinya terdapat yang mencapi Rp 900 ribu per gram. Ada pun yang belinya potongan enggak gram-an," kata Levi.
Levi rencananya akan mengumpulkan harta karun tersebut. Benda-benda yang dia beli tersebut mempunyai berbagai format dan motif, mulai dari cincin, lempengan, ada pun yang laksana manik-manik mahkota.
Kepala Balai Arkeologi Sumatera Selatan, Budi Wiyana menyatakan bahwa harta karun Sriwijaya ialah istilah yang diserahkan masyarakat pada benda peninggalan arkeologis di pantai unsur timur Kabupaten Ogan Komering Ilir. "Yang ditelusuri warga emas dan manik-manik," kata Budi Wiyana untuk Tempo, Rabu, 9 Oktober 2019.
Berdasarkan keterangan dari Budi, tempat perburuan artefak oleh masyarakat ini luasnya selama 25 x 25 meter di area bekas kebakaran milik suatu perkebunan. "Sebetulnya tidak terlampau parah," kata Budi.
Benda-benda arkeologis di situs tersebut berupa pecahan gerabah, keramik, komponen perahu berbentuk kemudi dan papan, perhiasan emas dalam format cincin, manik-manik kaca dan batu.-Pantaipoker Ceme

Tidak ada komentar:

Posting Komentar