PANTAIPOKER | Bandar Ceme | Agen Bandar Ceme | Bandar Capsa | Ceme Keliling | Poker Online

WWW.POKERPANTAI.ORG WWW.POKERPANTAI.INFO

Pantaipoker
Berita Terkini Indonesia oleh Situs Poker Online Terbaik Se-Indonesia.

Sabtu, 12 Oktober 2019

Mengapa Dandim Kendari Dihukum karena Cuitan Istri?

Mengapa Dandim Kendari Dihukum karena Cuitan Istri?





Pantaipoker Ceme -Komandan Kodim Kendari Kolonel Hendi Suhendi dan prajurit TNI Serda Z sama-sama ditanggalkan dari jabatannya lantaran cuitan istri mereka soal penusukan Menkopolhukam Wiranto. Tak melulu dicopot, Kolonel HS bahkan mesti ditahan sekitar 14 hari.

Proses pelepasan administrasi dua-duanya sudah ditandatangani oleh KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa. Keduanya bakal menjalani upacara pencopotan hari ini, Sabtu (12/10).

Lantas, kenapa pelanggaran UU yang dilaksanakan istri mereka bisa dominan pada pemecatan keduanya?

Berdasarkan keterangan dari pakar militer dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Muradi, masing-masing prajurit TNI terbelenggu oleh sumpah prajurit atau Sapta Marga. Sumpah tersebut, tak melulu berlaku untuk personel TNI saja, tetapi pun anggota keluarganya, tergolong istri dan anak.

"Di Sapta Marga (aturannya) telah jelas. Itu telah termaktub di Sapta Marga. Jadi bila dia telah bergeser dari yang lain, tersebut sudah menyimpang," kata Muradi untuk kumparan, Sabtu (12/10).

Sapta Marga TNI tersebut terdiri dari tujuh sumpah yang mesti disebutkan dan diterapkan oleh masing-masing anggota TNI. Sumpah itu berbunyi:

1. Kami Warga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bersediakan Pancasila.

2.Kami Patriot Indonesia, menyokong serta membela Ideologi Negara yang bertanggung jawab dan tidak mengenal menyerah.

3. Kami Ksatria Indonesia, yang bertaqwa untuk Tuhan Yang Maha Esa, serta membela kejujuran, kebenaran dan keadilan.

4. Kami Prajurit Tentara Nasional Indonesia, ialah Bhayangkari Negara dan Bangsa Indonesia.

5. Kami Prajurit Tentara Nasional Indonesia memegang teguh disiplin, patuh dan taat untuk pimpinan serta menjunjung tinggi sikap dan kebesaran Prajurit.

6. Kami Prajurit Tentara Nasional Indonesia mengkhususkan keperwiraan di dalam mengemban tugas, serta senantiasa siap sedia berbakti untuk Negara dan Bangsa.

7. Kami Prajurit Tentara Nasional Indonesia setia dan menepati janju serta Sumpah Prajurit.

Muradi menjelaskan, karier dalam militer dan kepolisian agak bertolak belakang dengan institusi lain. Di militer dan kepolisian, karier tidak saja ditentukan dari atasan dan prestasi, tapi pun kondisi keluarga.

"Jadi bila keluarganya dia tidak dapat mengontrol, nanti dia dapat evaluasi yang berbeda," jelasnya.

Ia menyebut, terdapat tiga kelompok keluarga besar TNI. Pertama perwira aktif, kedua keluarga semua perwira, dan ketiga ialah purnawirawan.

"Nah ini mesti diolah supaya tidak kemana-mana. Kalau terdapat yang aneh-aneh, lihat di Sapta Marga. Sumpah Sapta Marga tersebut sampai mati melekatnya, bukan cuma ketika aktif. Itu melingkup family besar juga," pungkasnya. -Pantaipoker Ceme

Tidak ada komentar:

Posting Komentar