Benarkah Pihak Istana Pakai Buzzer untuk Manipulasi Publik?

Pantaipoker Dominokiu -Isu tentang kehadiran buzzer di media sosial berubah menjadi perbincangan publik. Pangkalnya, sebanyak informasi keliru atau hoaks yang dimeriahkan sejumlah akun sukses menjadi trending dan menimbulkan polemik.
Misalnya, informasi seputar permasalahan ambulans Pemprov DKI bawa batu sampai chat anak STM. Isu yang mengecat demonstrasi mahasiswa dan pelajar di dekat Gedung DPR, akhir September 2019 lalu.
Di samping akun @MurtadhaOne, informasi serupa pun disebarkan sebanyak akun yang mempunyai puluhan ribu, bahkan ratusan ribu pengikut. Sebut aja, @eko_kuntadhi, @yusuf_dumdum, sampai @Dennysiregar7. Walaupun, akhirnya sejumlah cuitan dihapus sesudah mendapat kontra narasi dari warganet lain.
Apalagi, informasi yang disebarkan oleh akun-akun itu ternyata tidak benar atau hoaks. Polisi juga menyebut, permasalahan 'ambulans bawa batu' tersebut sebagai suatu kesalahpahaman.
"Jadi, apa namanya, anggapan anggota Brimob diperkirakan mobil itu dipakai oleh perusuh, namun bukan. Tapi perusuh yang bawa batu ke mobil berlindung. Clear ya. Jadi enggak ada persoalan apa-apa," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, Kamis (26/9).
Namun, sebanyak warganet telah kandung berspekulasi. Bahkan terdapat menyebut, akun-akun itu sebagai buzzer istana.
Soal buzzer ini pun turut dikomentari politikus Gerindra Desmond J Mahesa. Dia menyebut, eksistensi buzzer dibuka oleh pemerintah. Namun, kemunculan tersebut pun dominan pada timbulnya buzzer-buzzer oposisi sebagai tandingan.
"Sebenarnya ini yang mengawali buzzer ini pemerintah dalam rangka kekuatan politiknya dengan partai-partai pendukungnya," kata Desmond di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (4/10).
Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko pun ikut berkata soal buzzer. Dia menilai, buzzer membangun sokongan politik yang destruktif. Karenanya, pihak Istana sendiri menilai buzzer tidak dibutuhkan lagi.
"Ya justru tersebut buzzer ini kan muncul sebab perjuangan apa tersebut menjaga marwah pemimpinnya. Tetapi sekali lagi bahwa dalam kondisi ini bahwa relatif telah enggak butuh lagi buzzer-buzzeran," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (4/10). -www.pokerpantai.org


Tidak ada komentar:
Posting Komentar