Pesawat R-80, Cita-Cita Terakhir BJ Habibie

Pantaipoker Ceme -Masih ingat bersama pesawat R-80? Ya, pesawat turboprop ini merupakan cita-cita Presiden ke-3 Indonesia, B. J. Habibie.
Pria yang akrab dipanggil Rudy ini tidak main-main bersama proyek besar tersebut. Dia memastikan pesawat itu perlu terbang.
" Kalau R80 tidak mengudara, maka bersama itu kami boleh anggap peristiwa pembuatan pesawat berakhir," kata Habibie di Jakarta terhadap 2017.
Pernyatannya lumayan beralasan. Salah satunya adalah tak ada regenerasi di industri pembuatan pesawat terbang nasional.
Proyek R80 ini, kata Habibie, dapat diisi oleh para teknisi N-250. Usia mereka umumnya sudah memasuki jaman pensiun.
Meski begitu, dapat ada sejumlah teknisi muda di proyek besar ini. Habibie meminta para teknisi muda mendapat transfer pengetahuan dan pengalaman yang bermanfaat besar dalam membangun industri dirgantara nasional.
Pada umur senja mantan presiden ke-3 RI, Bacharuddin Jusuf Habibie, 78 tahun, siap membawa dampak dunia dirgantara Indonesia ulang bergairah.
Ya..., pria yang pernah menjabat menteri riset dan tehnologi itu memiliki rencana membawa dampak suksesor pesawat N250 memproses IPTN (saat ini PT Dirgantara Indonesia) yang pernah berjaya kala lahir terhadap 1995.
Pesawat kali ini diberi nama Regio Prop 80 (R80). Dia mengklaim teknologi yang diadopsi lebih efisien dan canggih, baik dari faktor desain dan mesin.
Pesawat R80 dikembangkan oleh PT Ragio Aviasi Industri (RAI), perusahaan perancang pesawat terbang komersil milik Habibie." Penerbangan itu terlampau penting. Kita butuh pesawat terbang N250 yang pernah berjaya di masanya," kata Habibie bersemangat.
Nah, tersebut ini adalah ikhtisar fakta-fakta menarik pesawat R80 yang siap membanggakan Indonesia. Simak halaman berikutnya;
R80 merupakan pesawat generasi penerus N250. Proyek N-250 sempat dihentikan oleh International Monetary Fund (IMF) dikarenakan krisis ekonomi 1998.
Setelah dimodifikasi, badannya dibuat lebih besar, maka lahirlah R80. Jika kapasitas N250 hanya 50-60 krusi, R80 punya kapasitas yang lebih banyak, yakni 80-90 kursi. Pada 2018 pesawat ini sudah siap diproduksi dan didaftarkan sertifikat layak terbang.
Beberapa kelebihan R80 yakni lebih ekonomis, baik tidak mahal dari faktor harga, biaya pemeliharaan, termasuk irit bahan bakar dikarenakan merupakan pesawat terbang berbaling-baling (turboprop).
Pesawat ini termasuk bisa dikendalikan secara elektronik atau dikenal arti fly by wire. R80 punya perbandingan antara angin yang dingin dihasilkan dari hawa di body pesawat bersama angin yang dikeluarkan terhadap engine di belakang pesawat lebih tinggi (Bypass ratio).
" Saya memberikan bahwa Airbus atau Boeing itu bypass rationya 12, semakin tinggi bypass ratio semakin sedikit mengonsumsi bahan bakar dan lebih cepat, ini (R80) bypass rationya 40, kami mempertimbangkan pesawat terbang ini sasarannya lebih sedkit 30 % (penggunaan bahan bakar)," kata Habibie
Baling-baling yang ada di sayap termasuk termasuk teknologi baru, dikarenakan bisa menentukan antara angin dingin dan angin panas yang dihasilkan dari mesin. Dengan teknologi ini pesawat bisa melaju bersama kecepatan tinggi.
Didesain untuk rute pendek bersama jarak tempuh kurang dari 600 km dan bisa diakomodasi oleh bandara bersama landasan pendek. Sangat cocok untuk negara kepulauan seperti Indonesia. Diharapkan R-80 ke depan bisa menghubungkan pulau-pulau terpencil.
R80 dikembangkan semuanya anak-anak bangsa. Desainnya ditunaikan oleh 50 ahli, termasuk para pakar dari PT Dirgantara Indonesia.
Komisaris PT RAI Ilham Akbar Habibie menjelaskan kala ini pengembangan R80 sudah memasuki fase akhir pengembangan. Untuk memproses bagian awal diperlukan dana USD 400 juta.
Pesawat itu rencananya dapat diproduksi bersama PT Dirgantara Indonesia, yang kala ini termasuk tengah mengembangkan pesawat baru N219.
Diharapkan kelahiran R80 bisa mengangkat pamor industri dirgantara nusantara, sesudah tenggelam nyaris 17 th. lebih. Pantaipoker Ceme
Pesawat R80 dapat terbang perdana menjajal bandara baru di Majalengka terhadap 2018, tepatnya bulan Agustus. Kemungkinan besar di Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat.
Kata Habibie, keputusan menentukan lokasi penerbangan perdana pesawat itu di Majalengka ditunaikan sesudah mendengar pemerintah Jawa Barat yang tengah buat persiapan bandara baru di sana.
Ilham, yang termasuk anak dari BJ Habibie, meyakini, nanti dapat ada lebih banyak ulang pesanan dari maskapai lain. Sebab keperluan pesawat sejenis R80 dapat terus meningkat, menyusul gencarnya pembangunan bandara di daerah-daerah.
Namun, hingga kala ini mereka belum menginformasikan lebih lanjut kisaran harga pesawat R80.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar