Pantas Saja `Disemprit` Polisi, Lihat Cara Sopir Ini Bawa Boneka Beruang

Pantaipoker Dominokiu -Pengendara kendaraan bermotor pasti sudah mengerti ancaman Tilang kecuali melanggar peraturan. Mereka tak bsia seenaknya memanfaatkan layanan umum itu tanpa mengacuhkan ketetapan selanjutnya lintas.
Selain menyesuaikan keselamatan sopir dan penumpang, ketetapan selanjutnya lintas termasuk menyesuaikan soal langkah kendaraan mengangkut sebuah barang. Muatan yang melampaui batas maksimal pasti bakal kena tilang.
Meski sudah tahu, selalu saja tersedia pengendara yang coba mengelabui petugas. Seperti dilakukan seorang pengemudi di Amerika Serikat ini.
Minggu 11 Agustus 2019, polisi di Stow, Massachusetts, Amerika Serikat, harus menghentikan paksa pengemudi Honda Accord. Pengemudi ini kedapatan mengangkut boneka beruang raksasa bersama dengan kereta tambahan.
Pengemudi mengikat boneka di atas kereta tambahan agar tidak jatuh. Keretanya dikaitkan di anggota belakang mobil.
Polisi ini menyebut aksi sang pengemudi membahayakan pengemudi yang lain.
Polisi menyebut kecuali mengidamkan beri tambahan “ tumpangan” kepada boneka beruang, lebih baik pengemudi beri tambahan tempat di atap mobil atau di dalam kendaraan.
“ Jangan menderek barang-barang yang tidak seharusnya diderek,” tulis polisi.
Tak tersedia kejelasan apakah pengemudi ini ditilang atau hanya diberi surat peringatan. Yang jelas, menderek barang bersama dengan asal-asalan mampu membahayakan pengguna jalan yang lainnya.
Kesal Karena Ditilang, Aliran Listrik Kantor Polisi Diputus
Seorang tukang listrik di Uttar Pradesh, India, ditilang polisi karena tidak memanfaatkan helm. Pria ini didenda 500 rupee (Rp102.499).
Pria itu “ membalas” bersama dengan langkah tidak biasa, memutus aliran listrik kantor polisi.
Jumat 2 Agustus 2019, pria bernama Srinivas ini dihentikan oleh polisi bernama Ramesh Chandra. Dia ditilang kala hendak pergi ke tempat Badi Chapeti untuk melakukan perbaikan gangguan listrik.
Srinivash ditilang karena tidak memanfaatkan helm. Sang petugas mengeluarkan surat tilang dan denda 500 rupee. Awalnya, dia meminta keringanan untuk tidak didenda, tetapi tak diindahkan oleh polisi.
Dia termasuk berupaya “ melunakkan” petugas, tetapi tak berhasil. Akhirnya, Srinivas menyatakan tak mampu membayar tilang karena penghasilannya hanya 6 ribu rupee (Rp1,23 juta) per bulan.
Kesal Karena Ditilang, Aliran Listrik Kantor Polisi Diputus
Dream – Seorang tukang listrik di Uttar Pradesh, India, ditilang polisi karena tidak memanfaatkan helm. Pria ini didenda 500 rupee (Rp102.499).
Pria itu “ membalas” bersama dengan langkah tidak biasa, memutus aliran listrik kantor polisi.
Dikutip dari Rushlane, Jumat 2 Agustus 2019, pria bernama Srinivas ini dihentikan oleh polisi bernama Ramesh Chandra. Dia ditilang kala hendak pergi ke tempat Badi Chapeti untuk melakukan perbaikan gangguan listrik.
Srinivash ditilang karena tidak memanfaatkan helm. Sang petugas mengeluarkan surat tilang dan denda 500 rupee. Awalnya, dia meminta keringanan untuk tidak didenda, tetapi tak diindahkan oleh polisi.
Dia termasuk berupaya “ melunakkan” petugas, tetapi tak berhasil. Akhirnya, Srinivas menyatakan tak mampu membayar tilang karena penghasilannya hanya 6 ribu rupee (Rp1,23 juta) per bulan.
3 dari 6 halaman
Tak Patah Semangat, Gunakan Cara Ini
Srinivas pun meminta rekannya untuk mengecek kantor polisi Linepar tempat petugas berkantor. Ternyata, kantor ini menunggak tagihan sebesar 6,62 juta rupee (Rp135,8 juta) sejak Januari 2016.
Pria ini memastikan untuk menghentikan pasokan listrik ke kantor polisi itu. Aliran listrik terhenti sepanjang empat jam sehabis polisi senior merampungkan masalah bersama dengan departemen listrik setempat.
Ketika dimintai penjelasan, Srinivas menyatakan pemutusan dilakukan karena tunggakan listrik.
Polisi menyatakan pihaknya menilangnya karena Srinivas tak memanfaatkan helm. Pria ini membalasnya bersama dengan pemutusan listrik dilakukan sebagai hukuman tagihan listrik tak dibayar.
Polisi pun membayar tagihan listrik kantor polisi Linepar. Mereka mengeluh karena beban puncak mencapai 10 kW, padahal konsumsi listrik rendah.
Namun, departemen listrik menyebut tagihannya membengkak karena kelebihan pemanfaatan peralatan polisi. Pantaipoker Dominokiu
Masalah belum berakhir. Polisi selalu bakal menindaklanjuti keluhan departemen listrik terhadap tindakan Srinivas yang memutus listrik tanpa pemberitahuan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar