judul

Pantaipoker dominoqq -Akhir-akhir ini banyak sekali tingkah laku tak beretika yang dilaksanakan seseorang pada orang lain yang berstatus lebih rendah darinya. Yang membuat hati miris, ada kalanya orang sengaja melakukan untuk kegiatan prank atau kejahilan.
Sayangnya, kejadian seperti ini berkelanjutan terjadi gara-gara penduduk yang tambah apatis.
Salah satu korbannya adalah seorang gelandangan yang sedang tertidur di segi jalan di Malaysia ini.
akun twitter @eh_dausss membagikan sebuah rekaman video yang kini sedang menjadi pembicaraan di jejaring sosial.
Video itu membuktikan seorang tuna wisma yang tertidur di segi jalan di depan sebuah gedung yang diduga perkantoran.
Tiba-tiba sebuah kantong plastik putih penuh air jatuh pas di wajah pria tersebut.
" Orang itu tidak mengganggu siapa pun, tapi mengapa seseorang begitu kejam melakukan itu padanya? aku tidak mengerti apa yang udah ia lalui dan aku yakin ia tidak menghendaki kehidupan seperti ini, ”tulis Daus dalam tweet-nya.
Daus mengaku bukan orang yang merekam video tersebut. Dia terima video itu dari obroloan group whatsapp.
Dari pernyataan Daus, rekaman video asli lebih membuat miris gara-gara terdengar banyak suara orang tertawa usai aksi memprihatinkan itu dilakukan.
" Bagaimana dapat ada orang yang tega melakukan tindakan jahat ini?"
" Kami terlampau jijik pada orang yang melakukan perihal semacam ini."
Ketika dunia memberimu lemon, buatlah limun. Ketika dunia memberimu jalan layang bawah tanah (underpass), buatlah rumah.
Kata-kata itulah yang dipegang oleh seorang gelandangan asal Los Angeles, Amerika Serikat, bernama Supercool Ceola Waddell, Jr.
Gelandangan berusia 59 tahun tersebut gunakan trotoar di bawah jalan layang untuk membangun rumah.
Waddell udah menempati trotoar di bawah jalan layang itu dalam enam bulan terakhir ini. Tetapi, sebagai gelandangan dia punyai perlengkapan dan model hidup yang cenderung mewah.
gelandangan itu punyai toilet, sofa, tempat tidur dan apalagi jacuzzi. Tempat tinggal yang mewah itu dia beri nama 'Paradise Lane' atau Surga Jalanan.
Selain gunakan sebagai tempat tinggal, tak jarang Waddell gunakan 'rumah' jalanannya itu untuk disewakan. Dia punyai 'ruang cadangan' dan tenda seharga US$25 (Rp339 ribu) seminggu untuk tunawisma lain.
Tetapi, menyewakan 'ruangan cadangan' dan tenda bukan salah satu pendapatan yang dia miliki. Dia termasuk kerap berjualan dan menghendaki imbalan kepada orang-orang yang mengajaknya berfoto.
" Saya menentukan hidup dan tinggal bersama orang-orang lain, membuatku menghasilkan sesuatu yang baik dan permohonan untuk pulang," ucap dia kepada LA Times.
Meski begitu, idaman untuk hidup dalam kemewahan ala jalanan itu wajib was-was lantaran pejabat kota bakal meruntuhkan 'rumahnya'. Sebetulnya pihak berwenang Los Angeles udah tawarkan bantuan, tapi dia Pantaipoker dominoqq.
Dalam keterhimpitan suasana dia ingin membuktikan pada pemerintah kota, berkenaan wajah tunawisma yang senantiasa hidup kumuh.
" Saya menolak pemerintah kota mengalahkan aku gara-gara tampilan seorang tunawisma, yang hidup dalam kardus," ucap dia.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar