PANTAIPOKER | Bandar Ceme | Agen Bandar Ceme | Bandar Capsa | Ceme Keliling | Poker Online

WWW.POKERPANTAI.ORG WWW.POKERPANTAI.INFO

Pantaipoker
Berita Terkini Indonesia oleh Situs Poker Online Terbaik Se-Indonesia.

Minggu, 22 September 2019

Cerita di Balik Ibu Gendong Jasad Bayi di Cilincing

Cerita di Balik Ibu Gendong Jasad Bayi di Cilincing

Cerita di Balik Ibu Gendong Jasad Bayi di Cilincing



www.pokerpantai.org -Anggota Polsek Cilincing, Polres Metro Jakarta Utara, menunjang seorang ibu yang sedang menggendong jenazah bayi, Selasa 16 September 2019. Rupanya, bayi itu merupakan cucu yang meninggal dunia sehabis lahir prematur.

Wanita yang membawa bayi itu, Dian Isramiarti (36), mengatakan, cucunya baru dilahirkan di puskesmas. Karena puskesmas tidak punya ambulans, maka Dian membawa jenazah cucunya pakai sepeda motor keponakannya.

Sementara, putri Dian kala ini masih berada di puskesmas sebab kondisinya masih lemas usai melahirkan. " Kalau pihak Puskesmas sesungguhnya sih saya dikasih tahu, belum ada mobil ambulans," ujar Dian di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu 18 September 2019.

Saat perjalanan menuju rumah dari puskesmas, rupanya sepeda motor punya keponakannya itu kehabisan bensin. Sehingga, dia membawa jenazah cucunya sambil berlangsung kaki.

Melihat hal itu, Aiptu Wayan Sumerta kemudian mengantarkan Dian beserta jenazah cucunya ke rumah duka pakai mobil.

" Akhirnya kita spontanitas mengantar ibu ini, kita ajak dan kita antar hingga ke rumahnya," ucap Wayan.

Sesampainya di rumah duka, Wayan memandang belum ada persiapan sama sekali. Hanya ada seorang papa dan belum ada persiapan apa-apa.

Setelah diberitahu, para tetangga kemudian berdatangan ke rumah duka.

" Kami pun ada duit duit Rp250 ribu, kita memberikan Rp200 ribu ke ibu untuk cost penguburan. Niat tulus saya cuma itu, nggak ada yang lain, cuma menunjang ibu untuk penguburan, sebab memandang bensinnya saja telah habis," kata dia.

Hal paling sulit yang dialami orang tua adalah kehilangan anak-anaknya, terutama yang masih kecil.

Itulah yang berlangsung di Putrajaya, Malaysia, disaat seorang pria kudu berpisah dari putrinya yang meninggal sebab kecelakaan.

Sebuah video, dibagikan oleh akun Twitter Kuala Lumpur Reporter (@KL_Reporter), perlihatkan adegan kecelakaan yang memilukan.

Four kids plunged out of a car after it collided with another car at a traffic junction at the 4th Precint in Putrajaya. The kids have been rushed to the Putrajaya Hospital pic.twitter.com/nLYPsknJHR

— Kuala Lumpur Reporter (@KL_Reporter) 29 Juli 2019
Dalam video, pria tersebut menggendong anaknya yang telah tak bernyawa. Sebelum meletakkannya di atas tandu untuk dibawa pergi oleh petugas medis.

Adegan tersebut tambah menyedihkan sebab dia dikelilingi oleh anak-anaknya yang lain yang selamat dari kecelakaan tersebut.

Kuala Lumpur Reporter mengunggah video dengan judul yang lumayan sebabkan siapa pun merinding.

" Empat anak terlempar dari mobil sehabis bertabrakan dengan mobil lain di persimpangan selanjutnya lintas 4th Precinct di Putrajaya. Anak-anak itu telah dilarikan ke Rumah Sakit Putrajaya."

Seorang saksi di tempat perihal menyatakan kala dia menunjang para korban, papa anak-anak itu nampak duduk di tepi jalan.

Dia begitu sedih kala menggendong putrinya yang berusia 5 tahun telah tidak bernyawa akibat kecelakaan mengerikan itu.

" Aku memandang betapa kuatnya dia. Dia tidak menangis atau menjerit. Dia cuma memeluk anaknya sambil berbicara. Jika saya berada di posisinya, saya tidak bakal mampu sekuat itu," kata saksi mata itu.

Namun, sehabis diperhatikan, pria itu bukan berbicara. Tetapi sedang membacakan doa untuk putrinya yang telah meninggal dunia.

Ketika petugas medis datang, dengan sisa-sisa tenaga, pria itu mencoba untuk meletakkan jasad putrinya dengan lembut di atas www.pokerpantai.org.

Beruntung anggota keluarganya yang lain selamat, meski pun mengalami luka yang lumayan parah.

Kecelakaan itu berlangsung di Jembatan Seri Ehsan disaat Perodua Alza keluarga itu bertabrakan dengan Audi. Penumpang Audi tidak mengalami cedera yang berarti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar