PANTAIPOKER | Bandar Ceme | Agen Bandar Ceme | Bandar Capsa | Ceme Keliling | Poker Online

WWW.POKERPANTAI.ORG WWW.POKERPANTAI.INFO

Pantaipoker
Berita Terkini Indonesia oleh Situs Poker Online Terbaik Se-Indonesia.

Sabtu, 21 September 2019

Bayar Rp14 Juta untuk Pamer Kekayaan di Medsos, Mau?

Bayar Rp14 Juta untuk Pamer Kekayaan di Medsos, Mau?

Bayar Rp14 Juta untuk Pamer Kekayaan di Medsos, Mau?





Pantaipoker dominoqq -Ini mampu menjadi percobaan sosial yang teramat mahal. Soerang profesional IT membuat website yang mengizinkan orang-orang untuk mengunggah foto.

Syaratnya, orang itu harus membayar tidak cukup lebih US$1.000 (Rp14,03 juta) untuk sebuah kemewahan.

Jika berkhayal ini adalah satu lambang status sosial, cara ini mampu memperlihatkan bahwa kamu mempunyai duwit yang mampu kamu “ bakar”.

Jumat 20 September 2019, website itu adalah Golden Price Tag. Situs ini dapat mengunggah foto seseorang yang udah membayar duwit senilai belasan juta rupiah.

Foto itu diunggah di akun medsos Golden Price Tag. Tentu saja, jumlah duwit yang dihamburkan untuk upload foto dapat disebutkan.

Situs itu dibuat oleh insinyur IT Jerman bernama Leonard Weinstock. Dia mengaku mengeluarkan duwit US$1.000 untuk upload foto. Sebenarnya, website ini dibuat untuk melatih keterampilannya dan pamer kepada teman-teman.

Pria berusia 20 tahun ini mengisi formulir dan menyebarkan link kepada sebagian teman-temannya apakah tersedia yang idamkan berbuat perihal serupa. Kemudian, foto itu diunggah di jejaring sosial Instagram.

Teman-temannya mengeluarkan duwit yang serupa supaya fotonya diunggah oleh Golden Price Tag.

Malah, tersedia yang mengeluarkan duwit US$3 ribu (Rp42,1 juta) untuk mengunggah fotonya bersama dengan mobil mewah.

Saat ditanya apakah merubah mutu pertemanan, Weinstock menggeleng. “ Jumlahnya tidak dipermasalahkan bagi mereka,” kata dia.

Setelah tersedia yang mengangkat cerita Golden Price Tag, website Weinstock tambah diminati orang. Pria berusia 20 tahun ini beroleh orderan pertama berasal dari seorang asing.

Dia membayar US$1.000 untuk berfoto bersama dengan sebotol sampanye. “ Masih tidak cukup mahal daripada sampanye waktu itu,” kata dia.

Memang, sih, foto itu beroleh 308 likes. Tapi, Weinstock optimistis brand-nya mampu tumbuh lebih besar.

Weinstock mengatakan, rancangan yang kontroversial ini sebenarnya unik. Padahal, niatnya hanya untuk bersenang-senang.

“ Ini lebih baik bagi golden price tag untuk menjadi tidak kondang daripada tak kondang serupa sekali dan semua artikel berita membantunya bersama dengan cara layaknya itu,” kata dia.

Yang menarik bagi Weinstock adalah melihat perkembangan situsnya sehabis tersebar melalui berita.

“ Apakah tersedia lebih banyak orang yang bersedia membayar US$1.000? Jika, ya, apa semangat mereka?” Tanya dia.

Dewasa ini, orang-orang menjadikan YouTuber sebagai sebuah pekerjaan. Membuat konten di platform ini memberi tambahan pendapatan yang menggiurkan.

Malah, tersedia yang mampu membeli mansion mewah berasal dari banting tulang di YouTube. Seperti yang dilakukan oleh seorang video blogger cilik bernama Boram.

Jumat 26 Juli 2019, bocah berusia 6 tahun ini mampu membeli rumah mewah seharga 9 miliar won (Rp106,75 miliar).

Rumah ini dibeli di tempat Cheongdam-dong, Gangnam. Kawasan ini termasuk sebagai keliru satu tempat termahal di Seoul, Korea Selatan.

Dari sertifikat rumah, diketahui bahwa keluarga Boram membeli properti seluas 258,3 mtr. persegi terhadap 3 April 2019.

Menariknya, rumah ini dibeli keluarga Boram sehabis putri ciliknya kondang di YouTube sejak setahun yang lalu.

Boram menjadi bintang YouTube. Dia menyasar penonton anak-anak bersama dengan konten aktivitas, lihat mainan, dan apa poun yang disukai oleh anak-anak.

Anak ini memegang dua saluran YouTube, yaitu Boram Tube Vlog bersama dengan 17,6 juta pelanggan dan Boram Tube ToysReview bersama dengan 13,6 juta pelanggan.

Kini, channel Boram menjadi keliru satu yang terpopuler di Korea Selatan. Penontonnya meraih 300 juta orabg.

Menurut Korea Herald, dua saluran ini diprediksi menggenjot pendapatan sekitar US$3,1 juta (Rp43,44 miliar) per bulan.

Kamu mungkin tidak dulu mendengar nama Griffin Spikoski. Tapi, terkecuali kamu pemain Fortnite, nama “ Sceptic” tentu tak asing lagi.

Selasa 9 April 2019, Spikoski merupakan remaja berusia 14 tahun. Meskipun terbilang belia, remaja New York, Amerika Serikat, ini udah menghasilkan duwit US$200 ribu atau sekitar Rp2,83 miliar tahun lalu.

Mau jelas darimana Spikoski mendapat uang? Tentu saja berasal dari hobinya bermain game online.

Nama Spikoski melesat sehabis mengunggah video melawan elite Fortnite, Tfue. Video ini udah menyedot 7,5 juta penonton Pantaipoker dominoqq

Remaja itu termasuk menghimpun pundi-pundi duwit berkat 1,2 juta follower. Spikoski mendedikasikan akunnya di platform Twitch untuk streaming secara teratur.

Setelah beroleh duwit miliaran rupiah itu, Spikoski memiliki rencana menabung penghasilannya terhadap bermacam produk investasi. Dia masih bimbang menyimpan duwit di tabungan, properti, atau investasi.

Dia memilih menyimpan duwit dikarenakan jelas bahwa pengagum game online yang dimainkannya hanya berwujud sementara.

Uangnya termasuk berada di tangan yang tepat. Orang tuanya yang menunjang Spikoski, mencarikan perencana keuangan untuk Spikoski.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar