PANTAIPOKER | Bandar Ceme | Agen Bandar Ceme | Bandar Capsa | Ceme Keliling | Poker Online

WWW.POKERPANTAI.ORG WWW.POKERPANTAI.INFO

Pantaipoker
Berita Terkini Indonesia oleh Situs Poker Online Terbaik Se-Indonesia.

Minggu, 08 September 2019

Air PDAM Solo Tercemar Limbah Ciu

Air PDAM Solo Tercemar Limbah Ciu

Air PDAM Solo Tercemar Limbah Ciu





Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Toya Wening Surakarta, Jawa Tengah, menghentikan distribusi air bersih untuk pelanggan. Penyebabnya, air sungai yang masuk ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Semanggi ternoda limbah minuman keras jenis ciu.

Jumat 6 September 2019, peristiwa ini terjadi pada Kamis kemarin. Air yang masuk instalasi IPA menerbitkan bau alkohol yang menyengat dan warnanya menjadi kuning keruh.

Direktur Teknik PDAM Toya Wening, Tri Atmojo Sukomulyo, menyatakan telah berkoordinasi dengan sebanyak pihak guna menangani masalah ini. Termasuk meminta pertolongan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Pasokan air warga darurat dihentikan pada pukul 08.00 WIB untuk menangkal air ternoda limbah ciu tersalurkan. Air pulang disalurkan pada pukul 17.00 WIB setelah dijamin limbah ciu hilang sepenuhnya.

Sebagai catatan, air yang masuk ke IPA Semanggi berasal dari Sungai Bengawan Solo. Sementara, sungai besar ini memang kerap ternoda limbah.

Ini lantaran terdapat tidak sedikit industri yang berdiri di sepanjang tepi anak kali Bengawan Solo, salah satunya di dekat Kali Samin.

Sebelum distribusi kembali, PDAM menyiapkan skenario dropping air andai cadangan di IPA Semanggi belum dapat bersih.

Seorang lelaki tua yang diperkirakan mencuri barang milik murid di suatu SMA Negeri, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, dipaksa minum air yang dibaur dengan cabai.

Peristiwa tersebut terjadi apda Jumat 31 Agustus 2019. Saat sebanyak siswa melakukan pekerjaan pramuka. Pria tersebut kepergok memungut barang di antara peserta pramuka.

Oleh sebab itulah lelaki berinisial BL tersebut diikat. Dalam situasi badan terbelenggu itulah BL diminta meminum. Namun BL memuntahkan air yang dia tenggak dari gelas plastik tersebut.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Beery Juana Putra, mengatakan, penyidik masih belum tahu siapa orang yang merekam dan pelaku pemaksaan tersebut.

" Lidik anggota anda bahwa terdapat video viral pelajar di antara SMA di Bulukumba yang memaksa seorang lelaki tua tersebut meminum air putih yang dibaur cabai. Jadi bukan urine," kata Beery dilansir dari , Senin 2 September 2019.

Beery mengungkapkan, semua siswa tersebut memaksa BL minum air cabai sebab mengambil baju dan tas peserta pekerjaan pramuka.

" Kita sudah berkoordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan guna mengundang kepala sekolah dan guru guna dilaksanakan verifikasi," ujar dia.

Soal bagian pidana kejadian itu, Berry mengatakan, belum dapat menyimpulkan. Alasannya sebab pihak kepolisian tengah mengerjakan pendalaman.

Setiap pasangan pengantin pasti punya konsep setiap untuk pesta pernikahan mereka. Konsep itu dicoba semenarik mungkin supaya tidak gampang dilupakan.

Tampaknya, urusan ini pun diterapkan oleh sepasang pengantin asal Jawa Timur. Saliandra Anita Rahman dan Rezha Indratha Debonrat yang menikah pada 1 Juli 2017 kemudian ini punya konsep unik.

Tak terdapat gaun yang menyapu lantai atau jas hitam legam. Pasangan ini justeru memilih mengenakan seragam Pramuka.

Momen pernikahan menarik inipun diunggah ke akun Instagram @gerakan pramuka. Beberapa hari usai pernikahan tersebut berlangsung, potret tersebut viral dan mendapat 5.895 likes.

Di hari bahagianya, Saliandra mengenakan setelan pramuka perempuan, menyeluruh dengan hasduk merah-putih yang melingkar di lehernya. Riasan khas pengantin mempercantik wajah wanita asal Ngawi itu.

Ia pun nampak mengenakan hijab dengan nuansa coklat dilengkapi tiara dan untaian bunga melati. Sedangkan pengantin pria, Rheza melulu menambahkan peci hitam di atas kepalanya. Keduanya terlihat serasi dalam balutan seragam Pramuka lengkap.

Keunikan yang lain, mereka pun membentuk duit mahar menyepuai tunas kelapa yang merupakan emblem Pramuka. Meski busana mereka sederhana, urusan tersebut tidak meminimalisir kesakralan pernikahan tersebut.

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault, menyayangkan beredarnya potret yang mengindikasikan anggota Pramuka santap di atas tanah, tanpa alas. Kegiatan di dalam potret itu tidak selayaknya terjadi.

" Jangan hingga Gerakan Pramuka tercoreng, melulu karena satu potret makan tanpa alas," ujar Adhyaksa dalam penjelasan tertulis yang diterima Dream, Senin 27 Maret 2017.

Adhyaksa menyatakan mendapat potret tersebut melalui software perpesanan WhatsApp. Dia sempat mengerjakan pelacakan dan mendapati potret itu terunggah di akun media sosial sah Gerakan Pramuka. Foto itu tidak sedikit menuai kecaman dari anggotanya.

" Saya tegaskan ini bukan unsur dari edukasi dan pembinaan di Gerakan Pramuka, saya paling menyayangkan ini. Saya pastikan bahwa pembinaan pekerjaan tersebut belum mengekor atau mengisi kualifikasi pelatih dan pembina Pramuka," kata Adhyaksa.

Adhyaksa menuliskan ada ribuan pekerjaan Pramuka dilakukan setiap hari. Kegiatan itu dilangsungkan baik di sekolah-sekolah maupun di alam terbuka.

" Dan semua pekerjaan Pramuka tersebut mendidik, menggembirakan, menginspirasi, serta menyenangkan, menguatkan persaudaraan anak-anak kita," kata dia.

Selanjutnya, Adhyaksa mengaku telah berkoordinasi dengan Kepala Pusdiklatnas Kwarnas Pramuka Suyatno, Wakil Ketua Kwarnas Bidang Pembinaan Anggota Muda Pramuka S Budi Prayitno, dan Wakil Ketua Kwarnas Bidang Pembinaan Anggota Dewasa Susi Yuliati berhubungan masalah ini.

" Saya minta supaya panitia pekerjaan tersebut ditegur dan diserahkan pembinaan. Kejadian ini mesti dijadikan latihan berharga, dan jangan terulang kembali. Kita bakal selesaikan ini dengan sebaik-baiknya," ucap dia.

Aksi pencuri ini benar-benar nekat. Entah iseng atau memang telah ada niat, seorang pencuri nekat membawa kabur suatu mobil pemadam kebakaran (Damkar) yang sedang terparkir di depan kantor pos polisi.

Kejadian ini dirasakan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jakarta Utara tadi pagi, Kamis, 13 Juni 2019 selama pukul 6 WIB.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jakarta Utara, Satriadi Gunawan, mengisahkan mobil Damkar tersebut terparkir dalam suasana mesin menyala. Mobil tersebut memang sedang dipanaskan oleh satu satu anggotanya.

" Mobil dipanasin di sebelahnya kantor pos polisi, anda barengan sama-sama kan (panasin mobil), hanya anggota kencing ke belakang. Pas balik lagi mobil enggak ada," ujar Satriadi untuk Dream, Kamis 13 Juni 2019.

Menyadari mobil tidak sedang di tempatnya, anggota Damkar segera mengerjakan pengejaran. Mereka menyusuri bekas air di jalanan yang berasal dari tangki mobil tersebut.

" Ketemunya di Pasar Baru (Jakarta Pusat), diburu sama anggota, dicari tapak air. Tapi langsung ketemu, kejadian jam 6, jam separuh 7 ketemu," ucap dia.

Rupanya, pelaku yang membawa kabur mobil itu ialah anggota Damkar Jakarta Barat. Saat itu, kata Satriadi, anggota itu dalam suasana mabuk.

" Bukan dicuri, dibawa terbit sama anggota pemadam juga, sama anggota pemadam Jakarta Barat dengan situasi mabuk," kata dia.

Saat diinterogasi, pelaku mengaku berkeinginan mengejar seseorang mempunyai nama Hengki di Pos Tanjung Barat. Di samping itu, ditemukan botol minuman keras yang tersimpan di motor pelaku.

" Kita serahkan ke Polsek, namun menurut keterangan dari saya di luar kesadaran dalam situasi mabuk kasihan juga. Orang mabuk kan di luar niatnya," ujar Satriadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar