Perkosaan gagal, korbannya ternyata laki-laki

Remaja berjilbab merah tersebut duduk di dipan kayu. Tubuh berbalut kemeja kotak-kotak cokelat dan bercelana jeans tersebut mematung. Terdiam. Mulut terkunci rapat. Memainkan jemari, tanda cemas.
Remaja tersebut sedang sedang di kantor polisi. Menjalani interogasi. Sejumlah polisi bersuara lantang memberondong dengan sebanyak tanya. " Kamu laki-laki, kah? Kamu laki-laki, kah?"
Bikin heran, memang, bagaimana barangkali remaja berhijab tersebut ditanya jenis kelaminnya. Dipastikan laki-laki atau perempuan. Apalagi ini ialah kasus eksperimen pemerkosaan. Dan, remaja yang berdiam diri itu ialah korbannya.
Polisi di ruangan tersebut tak melulu bertanya. Mereka mengecek jilbab di kepala remaja itu. Bagian belakang kepala diraba. Tak terdapat bagian menonjol, tanda rambut diikat ataupun digelung, laksana pada banyak sekali wanita berkerudung.
Fakta mengejutkan terungkap seetelah remaja tersebut diminta membuka jilbab. Remaja tersebut ternyata berambut pendek. Korban eksperimen pemerkosaan tersebut ternyata bukan perempuan. Tapi laki-laki.
Setelah jilbab mereah tersebut ditanggalkan, polisi juga mengenakan songkok hitam di kepalanya. " Itu baru laki-laki," seloroh seorang polisi, disusul gelak tawa yang menggema di ruang interogasi itu.
Video ini menjadi viral di media sosial. Menguak permasalahan percobaan pemerkosaan yang janggal, karena korban yang sedang diinterogasi itu ialah laki-laki berinisial MF. Dalam permasalahan ini, dia mengaku mempunyai nama Lisa.
kasus mengherankan ini berawal ketika Lisa menerima anjuran pemuda mempunyai nama Cilonk pada Kamis 1 Agustus 2019, pukul 20.00 WITA. Cilonk menyuruh Lisa ke area Pass Lasusua.
Sekitar pukul 20.45 WITA, Lisa ternyata dijemput pemuda mempunyai nama Agus. Dia disuruh ke Desa Rante Limbong. Pukul 21.00 Lisa yang mendarat di lokasi tinggal Agus ditinggalkan di dalam kamar. Agus meninggalkan lokasi tinggal dan pulang pukul 23.45 WITA.
Setibanya di rumah, Agus mendekap Lisa. Namun Lisa melarikan diri sebab Agus berjuang membuka celana remaja berjilbab merah itu.
Sekitar jam 03.30 WITA, Lisa ditemukan di jembatan Desa Rante Limbong. Lisa lantas diinterogasi oleh Anggota Polres Kolaka Utara.
Dari pengecekan itulah terungkap Lisa ternyata laki-laki. Dan kabar yang tak kalah mengejutkan berambat melewati media sosial, Lisa diperkirakan bukan melarikan diri, tetapi diusir oleh Agus sebab ketahuan berjenis kelamin laki-laki.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar