Pengakuan Penulis Cerita KKN di Desa Penari: Saya Menyesal

Cerita horor KKN di Desa Penari menjadi viral di media sosial sekitar sepekan terakhir. Menceritakan tentang empiris belasan mahasiswa yang menjalani kuliah kerja nyata, KKN Desa Penari ini memancing penasaran mengenai keaslian kisah di dalamnya.
Semenjak menjadi viral, tidak sedikit orang mengupayakan menelusuri tempat Desan Penari yang dilafalkan dalam kisah tersebut.
Kini, sang pencerita menyerahkan klarifikasi tentang kisah KKN di Desa Penari yang diunggahnya. Melalui akun Youtube Raditya Dika, empunya akun Twitter @SimpleM81378523 ini mengisahkan tentang kisah horor yang dibuatnya tersebut.
Tak disangka, dalam klarifikasinya, si empunya akun yang sengaja menyembunyikan nama aslilnya tersebut mengaku menyesal sudah mengunggah kisah KKN di Desa Penari tersebut.
“ Setelah kisah ini viral, saya benar-benar menyesal,” kata Simple Mana dalam rekaman suara yang diperlihatkan di tayangan YouTube Radit, dilansir Dream, Sabtu 31 Agustus 2019.
SimpleMan bercerita dia menemukan kisah tersebut dari kisah teman ibunya. Kala itu, didengarkan bahwa rekan sang ibu—yang dia sebut dengan Mbak Widya—mempunyai pengalaman tak mengasyikkan saat kuliah di suatu universitas di sekitar pencerita tinggal.
“ Karena saat tersebut sedang motivasi menulis kisah pengalaman dan teman-teman dekat di Twitter, saya tertarik guna mengusung kisah ini,” kata empunya akun Twitter @ simplem1378523.
Semula, narsum yang mengetahui kisah pengalaman peserta KKN di Desa Penari ini menampik untuk bercerita. Tapi, lelaki ini terus merayu narsum itu dengan menjanjikan bakal menyamarkan nama orang, lokasi, dan universitas lokasi dia kuliah.
Bahkan, teknik untuk mengakses tempat Desa Penari bakal dikaburkannya supaya tak terdapat orang yang dapat menebaknya. Pria ini pun meyakinkan orang-orang tidak penasaran dan mengulik nama tempat desa penari.
Tapi, kisah itu telah terlanjur viral dan menciptakan kehebohan. SimpleMan menyatakan bersalah sebab masih menyerahkan clue lokasi dan sejumlah poin.
“ Karena telah terlanjur viral dan seluruh orang membacanya, ya, sudah. Saya pikir masih dapat untuk tidak menyatakan lebih jauh kisah ini,” kata dia.
Simple Man mengakui, setelah kisah ini viral, terdapat pihak-pihak yang merasa terganggu, tergolong dirinya. Apalagi sang narsum yang kebetulan pun mempunyai media sosial.
Pencerita berbicara kepada sang narsum bahwa cepat atau lambat kisah ini bakal terbongkar dengan sendirinya.
“ Saya hanya mengatakan untuk beliau. Cepat atau lambat, bakal terbongkar sendiri,” kata dia.
Di samping ceritanya mengerikan, terdapat satu urusan yang ingin dikatakan Simple Man dalam ceritanya. Pesan tersirat dari cerita-cerita yang dia dengar mengenai KKN di desa penari ini, menurut keterangan dari dia, baik.
Dia berpesan untuk pembaca guna selalu mengawal sikap di mana juga berada.
“ (Cerita ini) punya pembelajaran yang baik untuk seluruh yang baca. Saya bercita-cita semua orang belajar, laksana yang saya dengungkan, ‘Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung’,” kata Simple Man.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar