Mengenal Kuil Sri Maha Mariamman di Malaysia yang Dirusak Pemuda Aceh
Perusakan yang dilaksanakan pada hari Sabtu (17/8) pukul 01.15 masa-masa Malaysia tersebut, rupanya ia kerjakan lantaran memandang patung-patung dalam kuil Hindu tersebut ialah berhala.
Karena ulahnya itu, Hendri yang telah tujuh tahun merantau di Malaysia dikenakan pasal 295, 427, dan 448 Undang-Undang Pidana Malaysia. Ia pun telah melanggar Undang-Undang Keimigrasian Malaysia.
Di luar permasalahan Hendri, rupanya kuil Hindu yang populer sebagai Sri Mariamman Temple di Malaysia tak melulu ada satu. Kuil Hindu yang dirusak oleh Hendri ialah Sri Maha Mariamman Temple yang bertempat di Taman Panorama Lapangan Perdana, Ipoh.
Kali ini, kumparan hendak mengajak anda mengenali kuil mempunyai nama lengkap Sri Maha Mariamman Temple tersebut. Penasaran? Yuk, simak tiga kenyataan uniknya berikut.
1. Kuil yang Memuliakan Wanita
Sesuai dengan namanya, Kuil Sri Maha Mariamman memuja dewa utamanya Mariamman. Dilansir dari sekian banyak sumber, Mariamman berasal dari bahasa Tamil, yakni Mari yang berarti hujan, dan Amman yang ditafsirkan sebagai ibu.
Dalam keyakinan masyarakat Tamil, Mariamman disembah oleh warga Tamil kuno sebagai pembawa hujan, kemakmuran, dan dirasakan mampu menyembuhkan penyakit laksana kolera, cacar, dan cacar air.
Kepercayaan menghormati wanita yang dirasakan sebagai dewi pun menjadi indikasi bahwa masyarakat Tamil menghormati wanita. Apalagi Mariamman tidak jarang kali dirasakan sebagai inkarnasi dari Dewi Kali yang pergi ke India Selatan.
2. Dibangun pada 1905
Berdasarkan keterangan dari Ipoh Echo, Panitia Bait Suci B. Rajendran menuliskan bahwa Kuil Sri Maha Mariamman yang bertempat di Ipoh sudah dibangun semenjak 1905. Dulunya kuil ini berdiri dekat Teater Majestic yang lama.
Namun sebab adanya ekspansi kota, kuil ini dialihkan ke Taman Panorama Lapangan Perdana pada 1914 silam.
3. Salah Satu Kuil Tertua di Kawasan Ipoh
Sudah menjadi keharusan tak tertulis untuk umat Hindu, untuk menciptakan tempat ibadah untuk mereka saat tiba di sebuah lokasi, dan menetapkan area tersebut sebagai lokasi tinggal. Sehingga tak heran, di area Ipoh, Negeri Bagian Perak saja ada sekitar lebih dari 30 kuil Hindu yang terdaftar.
Berdasarkan keterangan dari V.M. Thiagarajan, mantan Ketua Malaysia Hindu Sangam, Cabang Perak, andai kuil yang tidak tercatat dimasukkan, jumlahnya bakal lebih dari 80 bangunan. Di antara sekian tidak sedikit kuil Hindu di Ipoh, Sri Maha Mariamman Temple di Taman Panorama Lapangan Perdana ialah salah satu yang tertua, bareng dengan enam kuil lainnya, laksana Sri Maha Mariamman Temple Buntong, Sivar Temple, dan Cetiar Murugan.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar