PANTAIPOKER | Bandar Ceme | Agen Bandar Ceme | Bandar Capsa | Ceme Keliling | Poker Online

WWW.POKERPANTAI.ORG WWW.POKERPANTAI.INFO

Pantaipoker
Berita Terkini Indonesia oleh Situs Poker Online Terbaik Se-Indonesia.

Senin, 12 Agustus 2019

Lupa Matikan Mikrofon Masjid, Imam & Jamaah Bahas Janda Cantik

Lupa Matikan Mikrofon Masjid, Imam & Jamaah Bahas Janda Cantik






Siapa sangka, gurauan seorang imam di Malaysia dengan 3 jamaah dalam masjid menjadi suatu* tragedi yang lumayan* lucu.

Kejadian ini diberikan* oleh pemakai* media sosial mempunyai* nama* Suppi. Katanya imam itu* dan 3 lagi jamaah asyik merundingkan* seorang janda saat* mikrofon dalam masjid tak sempat* dimatikan.

" Para jamaah di masjid x membual* tentang siapa yang lebih pantas* mendapat janda cantik yang baru pindah di komplek perumahan. Tapi bantu* mikrofonnya dimatikan dulu sebab* satu dusun* tahu," tulis akun tersebut.

Berdasarkan keterangan dari* dia, tidak lama setelah tersebut* terdengar teriakan seorang perempuan* sebelum mikrofon dalam masjid itu* dimatikan.

Postingan itu* langsung menjadi percakapan* hangat warganet. Salah satunya yang menyatakan* berada di lokasi* kejadian.

Dia menyaksikan* para istri jamaah langsung ke tempat* untuk menjemput suami mereka masing-masing.

" Aku di situ tadi. Bunyi klakson mobil bukan main bisingnya dari luar masjid. Pasti tersebut* istrinya imam telah* datang," komentar salah seorang warganet.

Di samping* itu, katanya, ada pun* ibu-ibu yang melempar helm seraya* berteriak memanggil nama suaminya.

" Sepertinya malam ini tidak sedikit* pakcik yang me*sti istirahat* di luar," tulisnya lagi.

Tidak di ketahui dengan jelas di mana insiden memalukan tersebut* terjadi. Namun menurut* keterangan dari* pemilik kedudukan* tersebut peristiwa tersebut* terjadi sesudah* shalat magrib.

Mushola Mukhlisin SAS, Kampungbaru, Solok, Sumbar, seketika* ramai usai Sholat Subuh, Jumat 14 Juli 2017 lalu.

Pasalnya, sepasang muda-mudi berinisial YS, 19 dan RH, 19, diperkirakan* telah melakukan* mesum di kamar kepunyaan* penjaga mushola. Kedua remaja tersebut* tercatat sebagai siswa di antara* SLTA Negeri di Kota Solok.

Penyidik Satpol PP Solok, Jamalus, mengungkapkan, selama* pukul 08.00 masa-masa* setempat, petugas Satpol PP menyaksikan* seorang perempuan* berlari dari arah Tanjungpaku ke arah terminal angkot dengan cepat.

Wajah wanita tersebut* terlihat pucat. Melihat situasi* perempuan itu, petugas Satpol PP langsung mengamankannya ke kantor Satpol PP di Jalan Syech Kukut, Tanjungpaku.

Saat dilaksanakan* penyelidikan, perempuan* yang diketahui berinisial YS, 19, masih tampak* syok. Dia menceritakan, Kamis 13 Juli malam, dia jalan-jalan dengan pacarnya RH, 19.

YS yang tergoda dengan iming-iming RH, kesudahannya* mau mengerjakan* hal terlarang itu. . Tepat pada pukul 04.45, RH mandi terlebih dahulu dan mempersiapkan pengamalan* sholat subuh. Usai mengemban* sholat subuh berjamaah, semua* jamaah pun kembali* ke lokasi* tinggal* masing-masing.

Nah, saat berkeinginan* meninggalkan mushola, salah seorang jamaah yang masih hendak* bersantai di mushola curiga, sebab* mendengar suara orang mandi di kamar mandi perempuan* mushala. Lalu sang jamaah bertanya untuk* RH, siapa yang mandi di kamar mandi wanita.

Awalnya, RH berdalih* kalau yang mandi tersebut* teman lelakinya. Penasaran, si jamaah pulang* melontarkan pertanyaan yang sama untuk* RH.

Akhirnya RH mengakui telah melakukan* salah, kemudian* kabur dengan sepeda motor. Sebelum kabur, dia mengunci kamarnya dan kamar mandi mushola.

YS yang menyadari terkunci di kamar mandi, berteriak mohon* tolong guna* dibukakan pintu. Warga selama* yang mendengar teriakan itu* langsung mengunjungi* mushola dan bertanya apa yang terjadi.

Warga mendobrak kamar mandi mushola dan mengejar* seorang perempuan* yang baru berlalu* mandi. Warga yang penasaran pun* mendobrak kamar RH dan mengejar* pakaian dalam YS yang berantakan di kamar.

YS yang kaget melihat tidak sedikit* warga di depan mushala langsung memakai* pakaiannya, dan setelah tersebut* langsung lari dari arah Tanjungpaku ke terminal angkot Solok.

" Kami sudah memperhatikan* penjelasan YS dan sekarang memberikan* pada orangtua YS dan RH yang sama-sama berasal dari Batudalam, Bukiksileh. Jika dapat* diselesaikan secara kekeluargaan bakal* lebih baik," ujar Jamalus.

Keluarga RH telah* dikonfirmasi melewati* RT setempat, dan family* RH setuju menuntaskan* secara kekeluargaan. RH bakal* menikahi YS.

" Tapi guna* pihak perempuan, kami belum menerima konfirmasi, sebab* telah dihubungi melewati* telepon genggam berulang kali, belum terdapat* jawaban," ucapnya.

Kasat Pol PP Solok, Bujang Putra mengakui peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan dari* Bujang, pihaknya bakal* menyerahkan untuk* keluarga kedua belah pihak.

" Saya pun* sudah mendengar dari dari RT setempat bila** pihak family* RH bakal* menikahkannya," ucapnya sembari mengatakan andai* kedua belah pihak hendak* menempuh jalur hukum, maka akan ditamatkan* lewat jalur hukum.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar