Introvert Bukan Berarti Pemalu, Pahami Perbedaan Utamanya
Sama-sama ingin sering menghindari keramaian, kerap menciptakan introvert dan pemalu susah dibedakan. Meski sekilas memang tampak serupa, sebetulnya introvert dan pemalu adalahdua urusan yang tidak dapat disamakan begitu saja. Agar tau perbedaan antara introvert dan pemalu, cari tau selengkapnya melewati ulasan di bawah ini, ya!
Kenapa introvert dan pemalu sering dirasakan sama?
Sebelum menggali tahu perbedaan dari introvert dan pemalu, sebetulnya ada beberapa dalil mengapa dua-duanya kerap disama artikan. Louis A. Schmidt dan Arnold H. Buss, penulis kitab berjudul "The Development of Shyness and Social Withdrawal", sebagaimana dikutip dari Psychology Today, menjelaskan tentang hal ini.
Berdasarkan keterangan dari mereka, perbedaan antara introvert dan pemalu tidak jarang susah ditemukan sebab keduanya sama-sama bersangkutan dengan sosialisasi. Seperti yang barangkali sudah kita tahu, intorvert ingin lebih tidak sedikit menghabiskan masa-masa sendiri ketimbang berkumpul bersama tidak sedikit orang.
Kadang kala, kelaziman tersebut tidak jarang sulit dipisahkan dengan orang yang pemalu. Ini karena andai diperhatikan, seringkali orang yang pemalu pun menghindari kontak langsung dengan sekumpulan orang dalam jumlah banyak.
Di samping itu, orang yang introvert dan pemalu juga seringkali hadir dalam sosok yang tenang, bahkan kadang tidak terlalu tidak sedikit bicara. Secara garis besarnya, perbedaan antara introvert dan pemalu kerap susah ditemukan sebab keduanya ingin merasa tidak cukup nyaman saat harus bersosialisasi dengan orang lain.
Apa perbedaan antara introvert dan pemalu?
Jika disaksikan sekilas, barangkali Anda bakal sulit mengejar perbedaan antara introvert dan pemalu laksana yang sudah diterangkan sebelumnya. Namun, pada dasarnya dua-duanya adalahhal yang paling bertolak belakang.
Nah, begini teknik membedakan orang yang introvert dan pemalu:
Beda definisinya
Perbedaan gampang dari introvert dan pemalu yaitu ada pada pengertian keduanya.
Louis A. Schmidt dari University of Texas, menuturkan bahwa secara konsep, introvert dan pemalu ialah dua urusan yang tidak berhubungan.
Begini, dapat dibilang bahwa introvert ialah sebuah jati diri yang menggambarkan ciri khas seseorang.
Sedangkan pemalu ialah sebuah sifat yang memang menjadi karakteristik dan dipunyai oleh seseorang.
Beda perbuatan yang dilakukan
Dari tingkah lakunya, kita juga dapat menemukan perbedaan sikap antara introvert dan pemalu. Apabila ditelisik lebih dalam, orang yang intovert ingin lebih menyenangi suasana yang sepi dan tenang.
Ketika sedang di tengah-tengah keramaian, entah tersebut sendiri atau bareng orang terdekat, seseorang yang punya sifat introvert seringkali merasa tidak cukup nyaman. Seolah-olah lokasi ramai dan sarat kerumunan orang itu bukanlah dunianya.
Sementara orang yang pemalu, barangkali akan merasa tidak banyak tidak nyaman sedang di tengah keramaian. Akan tetapi, seringkali mereka merasa lumayan baik-baik saja dan tidak masalah sekitar tidak menjadi pusat perhatian.
Sekilas memang terlihat sama. Namun, introvert yang menghindari lingkup sosialisasi, jelas bertolak belakang dengan rasa malu saat berada di hadapan tidak sedikit orang.
Bukan melulu itu. Orang yang pemalu juga ingin lebih tidak sedikit diam dan jarang mengawali suatu percakapan terlebih dahulu, namun tetap inginkan bergabung di acara sosial.
Hal ini bertolak belakang dengan introvert yang barangkali tetap bakal ikut acara atau pekerjaan sosial, tapi seringkali merasa agak tidak cukup nyaman di sana. Intinya, orang yang pemalu lazimnya merasa malu dan cemas dengan evaluasi negatif sebab sikapnya yang salah atau keliru.
Berbeda dengan introvert, yang ingin menyukai keadaan yang tenang, nyaman, dan jauh dari keramaian.
Perhatikan, tidak seluruh orang yang introvert tersebut pemalu
Jadi, setelah mengetahui penjelas antara introvert dan pemalu sebelumnya, Anda pasti sudah mengetahui perbedaan kedua urusan ini. Kesimpulannya, sebetulnya tidak seluruh orang yang memiliki jati diri introvert tersebut juga pemalu.
Begitu pula sebaliknya. Bahkan, seseorang yang tergolong ekstrovert sekali pun dapat saja punya sifat pemalu di dalam dirinya. Semua urusan itu pada dasarnya pulang ke diri, kepribadian, dan sifat kita masing-masing.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar