Honda Monkey diimpor dari Thailand, Berapa lama indennya?

PT Astra Honda Motor (AHM) resmi memasarkan motor ikonik, Honda Monkey. Perusahan otomotif ini membanderol motor ikonik ini senilai Rp65 juta per unit.
Senin 29 Juli 2019, harga motor yang berstatus completely buit up (CBU) Thailand ini lebih murah daripada yang dipasarkan di importir umum. Harganya dapat tembus Rp100 juta.
Direktur Pemasaran AHM menuliskan perusahaan menyerahkan pilihan produk yang diharapkan oleh konsumen.
" Kami tidak memotong, kami resmi, bercita-cita semua dapat bertumbuh, jadi kami masukkan Monkey bercita-cita semua teman-teman tergolong konsumen punya opsi lebih," kata Thomas di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), ICE BSD, Tangerang, Banten.
Jika hendak memilikinya, anda harus bersabar. Motor mini Honda berperawakan imut tersebut harus ikut susunan tunggu (inden) pemesanan hingga 2020. Saat ini, inden si Monkey telah ada di atas 50 unit. Untuk tersebut pengiriman ke konsumen dilaksanakan secara bertahap.
" Lima puluh unit kesatu dapat di kuartal tiga. Pemesanan selanjutnya di akhir tahun ini atau mula tahun depan. Karena ini masih CBU pastinya ada sejumlah faktor, salah satunya kapasitas dari negara pengekspor," kata dia.
Di samping kapasitas negara pengekspor, Thomas pun menjelaskan hal lain yang menyebabkan inden Honda Monkey mengular. " Tentunya kami mengekor regulasi pemerintah, berhubungan dengan kuota impor dan sebagainya," kata dia.
Dikutip dari sekian banyak sumber, motor ini memakai basis yang serupa dengan Supra XX. Dua motor ini memakai mesin C125. Rumah kopling, posisi kopling, dan teknik kerjanya sama.
Bedanya melulu di gigi primer dan konstruksinya.
Mesin Monkey dapat menghasilkan tenaga 9,25 Tk dan torsi 7 ribu Nm. Motor ini pun menggunakan PGM FI guna sistem pengabutan.
Jika tertarik guna memilikinya, AHM menyerahkan simulasi angsuran selama 5 tahun atau 59 bulan. Sayangnya, angsuran ini berlaku sekitar GIIAS 2019.
Sekadar gambaran, jangka masa-masa cicilannya terdapat sembilan pilihan, mulai dari 11 sampai paling lama 59 bulan. Sedangkan guna uang mukanya, sangat rendah mulai dari Rp8 juta hingga Rp22 juta. Tentu saja, skema ini bisa berubah tergantung kemampuan keuangan calon konsumen.
Angsuran sangat murah per bulannya Rp1,7 juta, guna tenor kredit 5 tahun dengan DP Rp22 juta. Sementara cicilan termahal menjangkau Rp6,34 juta masing-masing bulan untuk tenor 11 bulan dengan duit muka Rp8 juta.
Harga yang tercantum di atas guna wilayah Jakarta. Sebagai informasi, terdapat perbedaaan harga on the road Jakarta dan Tangerang. Jika Jakarta Rp 65 juta, maka guna wilayah tangerang Rp65,9 juta.
Syarat yang dibutuhkan untuk menggondol Monkey, yakni fotokopi KTP suami dan istri (jika telah menikah), fotokopi Kartu Keluarga dan dokumen beda yang diperlukan.
Honda Monkey muncul dengan tiga varian warna; Banana Yellow, Pearl Nebula Red dan Pearl Shining Black.
Bagi penyuka klasik, tentu familiar lagi dengan motor Honda Monkey. Motor ini kesatu kali muncul di Indonesia 1961 atau 58 tahun yang lalu.
Dengan umur yang lebih dari separuh abad, pasti Honda Monkey telah melekat di hati masyarakat Indonesia. Bagi itu, PT Astra Honda Motor (AHM) kembali mengenalkan motor legend itu mengobati rasa rindu penyuka motor di Tanah Air.
" Kami menghadirkan sepeda motor ikonik Honda Monkey dengan aura gagah pada borongan tampilannya didukung sekian banyak teknologi dan fitur modern," ujar President Director AHM, Toshiyuki Inuma di pameran GIIAS 2019 di Ice BSD, Tangerang, Banten, Kamis 18 Juli 2019.
Toshiyuki mengatakan, Honda Monkey keluaran 2019 ini mengangkat konsep Iconic-Fun Bike. Honda masih menjaga garis desain generasi kesatu.
Honda Monkey ini pun mempunyai bodi yang lebih berisi dikomparasikan seniornya pada 1961. Honda monkey terbaru ini mempunyai permukaan bodi yang compact.
" Kami optimis Honda Monkey dapat menyerahkan daya pikat tersendiri sekaligus menghadirkan kesukaan berkendara di segmen sepeda motor kegemaran di Indonesia," ucap dia.
Executive Vice President Director AHM, Johannes Loman menuturkan, guna menonjolkan sisi modern, Honda Monkey mempunyai panel meter digital full LCD berbentuk bulat. Kemudian, lampu yang terdapat di Honda Monkey ini pun sudah memperhitungkan teknologi LED.
Bagi Sahabat Dream yang tidak jarang lupa posisi motor saat parkir, Honda Monkey punya jawabannya yakni memakai teknologi answer back system, teknologi ini bermanfaat memudahkan menggali sepeda motor untuk pengendaranya.
Honda Monkey ini mempunyai mesin silinder tunggal horizontal 4 percepatan SOHC 125cc, serta dilengkapi pendingin udara dengan diameter dan panjang tahapan sebesar 52,4 x 57,9 dan komparasi kompresi 9,3:1, ditunjang dengan teknologi PGM-FI Honda.
Dengan kapasitas terbatas, mesin motor paduan canggih klasik ini bisa menghasilkan tenaga maksimal 6,9kW @7.000rpm dan torsi sebesar 11Nm @5.250rpm.
Untuk menyokong daya jelajah, Honda Monkey mempunyai tangki bensin sebesar 5,6 liter yang terletak di atas mesin. Di samping itu, Honda Monkey ini memiliki mutu 107 kilogram dengan elevasi jok 776 milimeter dari permukaan tanah.
Untuk pengereman, motor ini telah memakai sistem ABS satu channel dengan mengaplikasikan teknologi Inertial Measurement Unit (IMU), bermanfaat sebagai penangkal ban belakang terangkat ketika pengereman mendadak.
Johannes mengatakan, ban Honda Monkey ini mempunyai diameter 12 inch dengan ban depan berukuran 120/80 dan ban belakang berukuran 130/80. Ban itu mempunyai pola block untuk ketenteraman dan kenyamanan ketika berkendara.
Dengan sekian banyak fitur canggih klasik, Honda Monkey mempunyai tiga warna yaitu Banana Yellow, Pearl Nebula Red dan Pearl Shining Black. Sahabat Dream dapat membawa pulang motor ini dengan menunaikan Rp65 juta on the road DKI Jakarta.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar