PANTAIPOKER | Bandar Ceme | Agen Bandar Ceme | Bandar Capsa | Ceme Keliling | Poker Online

WWW.POKERPANTAI.ORG WWW.POKERPANTAI.INFO

Pantaipoker
Berita Terkini Indonesia oleh Situs Poker Online Terbaik Se-Indonesia.

Minggu, 11 Agustus 2019

Gara-gara Warnai Rambut, Wajah dan Mata Gadis ini Membengkak

Gara-gara Warnai Rambut, Wajah dan Mata Gadis ini Membengkak

Gara-gara Warnai Rambut, Wajah dan Mata Gadis ini Membengkak

Beberapa orang paling suka mengecat rambut mereka, umumnya, tanpa tahu apakah mereka alergi terhadap di antara kandungan dalam obat pewarna yang dipakai atau tidak. Seperti cerita wanita ini.

Dilansir Daily Mail via INSIDER, seorang wanita mempunyai nama Steph O'Dell mengecat rambutnya di salon lokal sebelum pergi ke acara ulang tahun saudaranya.

Di sini, O'Dell tahu bahwa dirinya alergi terhadap di antara bahan perwarna rambut umum, paraphenylenediamine atau PPD, namun penata riasnya meyakinkan bahwa dia memakai pewarna organik yang tidak bakal menjadi masalah.

Stylish-nya pun melakukan uji sempel di mana ia mengoleskan tidak banyak pewarna ke kulit O'Dell untuk menyaksikan bagaimana reaksi bahan tersebut.

Meski sebetulnya O'Dell tahu sang stylish beraksi curang dengan menghapus tidak banyak perwarna sebelum mengering, gadis 24 tahun tersebut tetap melanjutkan.

Pada hari yang sama, O'Dell menyatakan lehernya mulai merasa gatal dan terbakar. Ia pun merasa kepalanya 'mengencang'.

Keesokan harinya, wajahnya membengkak seakan kepalanya membesar. Bahkan matanya yang pun membengkak, menutup, tidak bisa membuka sama sekali.

Setelah tersebut ia diculik ke lokasi tinggal sakit dan diasuh selama lima hari. Dokter memberinya steroid supaya bengkaknya berhenti. Untungnya, sesudah 24 bengkak berkurang, ia dapat menyaksikan lagi.

Kasus ini sudah tidak jarang terjadi, seorang mahasiswi kepalanya membengkak dampak alergi PPD.

Reaksi PPD dari pewarna rambut paling barangkali memengaruhi kulit kepala, tetapi andai pewarna tersebut menetes, dapat saja masuk ke mata, leher, atau wajah dan mengakibatkan reaksi, kata dokter kulit Dr. Joshua Zeichner.

Biasanya, reaksi PPD tidak separah O'Dell dan umumnya melulu menyebabkan ruam kulit yang dinamakan dermatitis kontak , sejenis eksim.

"Masalah besar dengan bahan eksklusif ini ialah bahwa sekali pewarna rambut diaplikasikan, bahan ini mempunyai sifat permanen dan dapat mengakibatkan reaksi berkelanjutan," kata Dr. Zeichner.

Berdasarkan keterangan dari Newsweek, PPD ditemukan pada 90% pewarna rambut, tergolong pewarna organik tertentu.

Bahan ini pun ditemukan dalam pewarna tato henna hitam, sampai-sampai direkomendasikan guna orang yang alergi PPD tidak memakai metode tato temporer, menurut keterangan dari Layanan Kesehatan Nasional Inggris.

PPD pun dapat ditemukan di karet hitam tertentu , kosmetik berwarna gelap, dan tinta printer, menurut keterangan dari DermNet New Zealand Trust.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar