Dapat Dana Rp 71 M, Gerai Minuman Gibran Siap Berekspansi
"Kami menyaksikan potensi besar dan kesuksesan mula Goola. Dengan empiris dan kemahiran kami, kami yakin Alpha JWC Ventures bakal menjadi teman yang tepat untuk misi besar dan rencana perluasan Goola," kata Managing Partner Alpha JWC Ventures, Jefrey Joe.
Goola mengemas minuman tradisional yang manis tanpa meninggalkan karakteristik jadul, misalnya memakai pacar cina guna menggantikanbubble tea dan santan sebagai ganti cheese foam.
"Jika minuman manis dari negara lain dapat populer, kenapa minuman lokal anda tidak bisa? Produk kami sudah diterima baik oleh pelanggan. Goola tidak melulu mengikuti tren konsumsi minuman manis yang sedang naik daun. Banyak yang bilang minuman kami membawa kembali memori masa kecil mereka dan mengingatkan berpulang kepada tradisi yang telah lama terlupa," kata Gibran.
Goola muncul dengan minuman yang tidak asing untuk masyarakat Indonesia, laksana es doger, es kacang hijau, dan es Goola aren. Goola tidak gentar meskipun tren kuliner ketika ini dikuasai oleh bubble tea dan es kopi. Sejak menegakkan gerai kesatu pada 17 Agustus 2018, Goola telah mempunyai lima gerai di Jakarta.
Kevin dan Gibran menargetkan pendahuluan 15 gerai lainnya di Indonesia pada 2019 dan menjangkau 100 gerai pada 2020. Berbekal dana investasi Rp 71 miliar itu, Goola juga hendak berekspansi ke negara-negara beda Asia Tenggara pada 2019.
Namun, Goola tidak berencana menjadikan bisnis mereka sebagai waralaba meskipun hendak menambah jumlah gerai. Salah satu dalil penolakan pendahuluan waralaba ialah demi mengawal kualitas produk.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar