Mengundang Tanya, Ini 6 Objek Misterius yang Ditemukan di Bawah Laut
Lautan adalahsumber kehidupan di bumi yang merangkum lebih dari 70 persen permukaan di bumi dikomparasikan daratan. Lautan tak melulu mengandung ikan-ikan dan tanaman laut saja. Lautan memang menyimpan begitu tidak sedikit misteri, khususnya bagian bawah laut. Hingga sekarang dasar laut masih menjadi di antara hal sangat misterius untuk manusia, di samping luar angkasa.
Namun berkat peradaban teknologi, manusia dapat meneliti mengenai apa yang terdapat di bawah laut. Meski demikian, semua ilmuwan masih kerap diciptakan tercengang dengan misteri lautan yang tak terdapat habisnya. Masih tidak sedikit rahasia yang tersembunyi di kedalaman laut dan samudra, laksana struktur-struktur mengherankan atau benda-benda yang terkadang di luar nalar manusia.
Dimulai dari mesin kuno, reruntuhan kota purba, meriam bahkan sampai monster laut seluruh ada. Bahkan benda-benda misterius di bawah laut ini sampai sekarang masih susah untuk diterangkan oleh ilmu pengetahuan. Berikut 6 benda misterius yang ditemukan di bawah laut yang sudah Liputan6.com lansir dari Brain Berries,
1. Kota Kerajaan Cleopatra
Seperti yang anda ketahui bahwa evolusi iklim ialah masalah eskalasi permukaan air yang menjadi ancaman nyata untuk kota-kota pesisir. Seperti salah satunya kota kerajaan Cleopatra yang ditemukan di bawah laut. Kota Alexandria yang merupakan dominasi Mesir Kuno oleh Cleopatra diberitakan hilang sekitar 1.600 tahun lalu.
Cerita mengenai kota itu seperti suatu legenda. Namun siapa sangka kota tersebut sudah ditemukan di bawah laut. Reruntuhan suatu kota kuno itu ditemukan tak jauh dari lepas pantai Alexandria pada tahun 1998. Para berpengalaman berpendapat bahwa kota yang mereka temukan bisa jadi besar tenggelam sebab gempa bumi.
Beberapa benda yang ditemukan ialah patung sphinx (patung kepala insan dan tubuh singa, penjaga piramida), patung, kuil, dan sejumlah bagian istana yang diprediksi ialah milik Cleopatra. Bahkan ditemukan patung Cleopatra, Marc Antony dan patung family lainnya.
2. The Yonaguni Monument, Jepang
Sampai ketika ini, semua peneliti masih belum bisa meyakinkan apakah monumen ini ialah karya alam atau produksi manusia. Monumen ini ditemukan pada tahun 1986.
Menurut sejumlah hasil penelitian, monumen ini diduga ialah bangunan yang runtuh dan terbenam ke dalam laut pada ketika gempa bumi 2000 tahun yang lalu. Banyak ilmuan yang memandang bahwa monumen ini ialah buatan tangan manusia, mereka menilai urusan tersebut dari sisi tekstur batuan dan bentuknya.
Tapi sejumlah ilmuan pun percaya bahwa monumen ini merupakan produksi alam. Peneliti pun mempercayai bahwa bangunan monumen ini terlah berusia 10.000 tahun.
3. The Great Blue Hole, Belize
The Great Blue Hole ialah lubang bawah laut dalam dan besar yang terletak 70 kilometer dari pesisir Belize, Amerika Tengah. Tepatnya, di tengah-tengah atol Lighthouse Reef. Atol adalahsebutan guna pulau koral yang mengelilingi suatu laguna beberapa atau seluruhnya.
Great Blue Hole mempunyai diameter lebih dari 300 meter dan kedalaman sampai 125 meter. Begitu besarnya, fenonema alam ini dapat terlihat jelas dari luar antariksa karena jernihnya perairan di Belize. Kedalaman Great Blue Hole ini menjadikannya sebagai sinkhole (lubang terbentuk tiba-tiba) terdalam kedua di dunia, sesudah Dragon Hole di Laut China Selatan.
Di samping berukuran raksasa, struktur ini terletak di tengah terumbu karang terbesar kedua di dunia, Belize Barrier Reef, dan menjadi website warisan dunia UNESCO. Fenomena alam laksana Blue Hole sebenarnya ialah lubang dalam dan besar dari sisa-sisa Zaman Es. Lubang raksasa itu terbentuk ketika permukaan air laut masih rendah.
4. Kota Bawah Air Shi Cheng, China
Kota yang dahulunya dikenal dengan sebutan Shi Cheng ini terletak 40 meter di bawah air Danau Qiandao, provinsi Zhejiang, China. Tak laksana cerita-cerita Atlantis yang hilang, Shi Cheng atau yang sekarang lebih dikenal dengan sebutan Lion City itu memiliki fakta yang begitu pahit.
Pada tahun 1959, pemerintah Negeri Tirai Bambu dengan sengaja menenggelamkan area tersebut demi membina dam pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Xin'an. Hampir 300 ribu orang diungsikan, meninggalkan dusun halaman yang sudah dihuni oleh nenek moyang mereka sekitar ribuan tahun.
Dam yang dirancang oleh pemerintah China itu akhirnya membenamkan kota yang melulu memiliki elevasi kurang dari 108 meter di bawah permukaan laut itu. Lion City di bangun pada tahun 208 Masehi di periode Han Dong. Kawasan ini pernah menjadi pusat politik, ekonomi, dan kebudayaan.
5. Sungai Bawah Laut di Black Sea
Sebagian orang barangkali akan heran andai mendengar terdapat sungai di dalam laut. Nyatanya ini memang benar ada.
Sungai dalam laut ini ditemukan oleh ilmuwan Inggris. Jika sungai ini terdapat di permukaan bumi, sungai ini bakal menjadi di antara sungai terbesar di dunia.
Sungai bawah laut ini mempunyai jarak 1 km dan mempunyai kedalaman sampai 35 m. Bahkan, sungai ini mempunyai air terjun, arus, dan pusaran air. Para ilmuwan telah mengaku bahwa sungai ini terbentuk dari pertemuan air asin laut Marmara dengan air di laut hitam sejumlah abad lalu.
6. Bioma Bawah Air Terdalam
Semakin dalam laut, maka semakin kuat desakan airnya. Tekanan air di dasar Palung Mariana menjangkau 703 kilogram per meter persegi.
Tekanan air ini 1000 kali lebih powerful dari desakan air dasar lautan lain. Di selama Palung Mariana, ada "menara-menara" yang menyemburkan zat kimia laksana sulfur dan metan yang paling beracun untuk manusia.
Berdasarkan pemetaan laut yang dilaksanakan oleh Universitas New Hampshire tahun 2014, kedalaman Palung Mariana menjangkau 10.984 meter. Kedalaman Palung Mariana lebih dari tinggi puncak gunung Everest yang menjulang sampai 8.848 meter dari permukaan laut.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2857951/original/068092000_1563517971-IMG_6473.jpg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar