Jakarta menjadi tuan rumah Formula E pada 2020, Di mana Lintasan Balap?

Jakarta terpilih menjadi tuan rumah pacu Formula E 2020. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberitahukan pemilihan lokasi pacu di provinsi yang dipimpinnya itu dijamin setelah hasil negosiasi dengan pengelola Formula E di New York, Amerika Serikat.
Pertanyaan, di mana lintasan pacu Formula E akan dilangsungkan di Jakarta?
Selasa 16 Juli 2019, lintasan pacu yang akan dipakai untuk Formula E 2020 disiapkan di dua tempat masing-masing masih berada di area sekitar Gambir dan Monas.
Jalur pacu opsi kesatu nantinya dari Monas, lintasan akan menginjak Jalan Ridwan Rais dan berputar mengarah ke Monumen Tugu Tani.
Pit stop bakal disiapkan di Monas, tepatnya belakang Stasiun Gambir.
" Berputar di Tugu Tani, pulang masuk ke Ridwan Rais, lantas belok kiri di Merdeka Selatan, lantas berputar di Wisma Antara ya di ujung, berputar. Setelah tersebut kembali melintas di depan kedubes AS, ke kiri depannya gerbang monas, lantas masuk lagi ke Ridwan Rais berputar laksana itu," kata Kadishub DKI.
Sementara tempat opsi kedua ialah di unsur dalam Monas. Lintasan akan dibuka dari Silang Monas Tenggara- MI Ridwan Rais-Tugu Tani-MI Ridwan Rais-Merdeka Selatan-Wisma Antara-Berputar ke Kedubes AS-Monas-Ridwan Rais.
Opsi lannya, Silang Monas Selatan-belakang Gambir-Ridwan Rais-Merdeka Selatan-bundaran air mancur-Silang Monas Selatan.
Pemprov DKI, menurut keterangan dari Syafrin, sebenarnya menggagas 5 rute tetapi hasil survei pelaksana meminta pilihan dua rute tersebut.
" Tanggal 8 Juli tersebut pihak panitia telah datang dan sudah mengerjakan survei, survei berhubungan lintasan yang nantinya akan dipakai sebagai ajang rumus E," ujarnya.
Terkait situasi jalan yang masih bergelombang, dia menegaskan, Pemprov DKI bakal memperbaikinya.
" Kami masih menunggu sebab memang dari pelaksana memang belum konfirmasi dengan rute yang yang fix akan dipakai apa," kata dia.
DKI Jakarta bakal jadi tuan rumah pacuan mobil jalanan Formula E pada 2020 mendatang. Kabar itu dikatakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melewati Instagram yang resmi @aniesbaswedan.
" Jakarta bakal menjadi di antara tuan rumah pacu mobil bergengsi Formula E di tahun 2020," ucap Anies, Sabtu, 15 Juli 2019.
Anies mengatakan, kepastian tersebut muncul sesudah negosiasi alot dengan lembaga pengelola Formula E. Anies mengklaim, Formula E adalahturnamen pacuan terpopuler kedua setelah Formula 1.
Berbeda dengan F1 yang menggunakan mesin turbo, Formula E memakai mesin bertenaga listrik, dan diselenggarakan di sirkuit jalan raya.
" Sejak tiga bulan kemudian persiapan pertemuan ini sudah dilakukan. Tim dari Formula E pun sudah datang khusus mengerjakan uji lapangan di Jakarta pada 8 sampai 9 Juli lalu," ucap dia.
Usai menjangkau kesepakatan menggelar pacuan jalanan tersebut, Anies diketahui sempat disuruh CEO FIA Formula E Alejandro Agag dan Co-Founder dan CCO FIA Formula E, Alberto Longo ke lintasan pacu Formula E di Brooklyn, New York.
Anies mengatakan, sebagai kota terbesar yang berkompetisi, menyiapkan segala infrastuktur dengan tertib dan tak tidak sedikit bicara. " Puncak pertemuan diciptakan tanggal 13 Juli 2019, bersamaan dengan putaran final Sesi 6 Formula-E," ujar dia.
Anies mengatakan, berdasar perhitungan, satu agenda pacuan di Jakarta ini bakal menggerakkan perekonomian sampai lebih dari 78 juta euro, atau Rp 1,2 T. " Ini ialah kesempatan untuk kesejahteraan, lapangan kerja dan usaha untuk warga Jakarta. InsyaAllah!" ucap dia.
Dengan capaian ini, Anies hendak mengirim pesan terhadap dunia, bahwa Jakarta siap sejajar dan makin bercahaya di antara megapolitan dunia. " Dan insya Allah akan kian kokoh muncul di orbit global. Mari Jakarta, anda bersiap jadi tuan lokasi tinggal laga ruang belajar dunia!" kata dia.
" Jakarta bakal menjadi sorotan dunia, liputan media asing menggaungkan nama Jakarta, Indonesia ke masyarakat dunia. Kita sejajar dengan kota-kota maju megapolitan lainnya. InsyaAllah, seluruh persiapan dapat berjalan lancar.....," tulis Anies di akun Instagramnya.
Mesin cuci acapkali menjadi perabotan yang sering dijumpai di lokasi tinggal tangga dan bisnis laundry. Barang elektronik ini bertugas untuk membasuh pakaian kotor dan mengeringkannya.
Tapi, di tangan orang-orang ini, faedah mesin cuci tak lagi sekadar membasuh pakaian.
Mesin cuci pun dapat “ disulap” menjadi mobil balap.
Selasa 2 Juli 2019, produsen barang elektronik, Haier, menggandeng Craft Bamboo Racing, untuk menciptakan sebuah mobil balap.
Kendaraan “ jet darat” ini memakai motor yang berasal dari mesin cuci Haier, Haier Washing Machine.
Craft Bamboo mengembangkan mobil pacu Formula dengan motor mesin cuci. Mesin ini dapat menghasilkan tenaga 0,9 hp dan torsi 45 Nm.
Komponen ini ditenagai oleh aki 12 Volt dan didukung oleh sejumlah sistem elektronik.
Sayangnya, mobil ini belum diuji coba. Karena belum diuji, tak diketahui berapa akselerasi yang didapatkan oleh “ mobil balap” ini.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar