PANTAIPOKER | Bandar Ceme | Agen Bandar Ceme | Bandar Capsa | Ceme Keliling | Poker Online

WWW.POKERPANTAI.ORG WWW.POKERPANTAI.INFO

Pantaipoker
Berita Terkini Indonesia oleh Situs Poker Online Terbaik Se-Indonesia.

Senin, 15 Juli 2019

BANDAR CEME Bahaya Kesehatan di Balik Gurih Ikan Asin

Bahaya Kesehatan di Balik Gurih Ikan Asin

Bahaya Kesehatan di Balik Gurih Ikan Asin

Belakangan ikan asin ramai jadi perbincangan. Kasus yang menjerat artis Galih Ginanjar membuat tidak sedikit orang menyerahkan perhatiannya pada ikan kering ini.
Rasa asin menciptakan ikan satu ini menjadi di antara lauk kesayangan sebagian orang Indonesia. Cukup sajikan dengan sambal dan nasi hangat, cita rasa ikan dapat memberikan kepuasan bersantap.
Ikan berisi tidak sedikit nutrisi. Mulai dari protein, vitamin, mineral, dan asam lemak omega 3. Namun, pengolahan yang tidak cukup tepat menciptakan ikan malah menimbulkan risiko penyakit.

1. Kanker nasofaring
Studi pada 1990 mengejar bahwa konsumsi ikan asin sehubungan dengan risiko kanker nasogaring. Mengutip NCBI, temuan tersebut didapat dari riset yang dilaksanakan pada 100 pasien kanker nasofaring di Tianjin, China.
Peneliti menyebut, ada sejumlah faktor pendorong beda yang mengakibatkan konsumsi ikan menambah risiko kanker nasofaring. Sebut saja penyampaian ikan asin di umur dini, durasi konsumsi, dan proses memasak dengan mengukus.

2. Tekanan darah tinggi
Ikan asin mempunyai kandungan garam yang tinggi. Terlalu tidak sedikit konsumsi ikan asin berarti pula tingginya kandungan garam yang masuk dalam tubuh.
Kandungan garam berlebih dapat memicu hipertensi. Kementerian Kesehatan menganjurkan konsumsi garam dalam sehari maksimal 6 gram atau selama satu sendok teh.
Selain menambah risiko hipertensi, konsumsi garam berlebih pun menjurus pada penyakit jantung.
Saat tubuh keunggulan garam, ginjal akan menyesuaikan kadar cairan dalam darah sampai-sampai volume dan desakan darah meningkat. Hal tersebut membuat jantung mesti bekerja lebih keras guna menyuplai darah ke semua tubuh.

3. Risiko kandungan logam berat
Ikan yang diasinkan seringkali berupa teri, petek, tenggiri, kakap, manyung, kembung atau layang. Tak tidak banyak dari ikan-ikan itu yang hidup dalam air yang terkontaminasi logam berat.
Salah satu logam berat contohnya arsen yang ada pada makanan hasil laut laksana kerang, lobster, dan cumi. Arsen yang terakumulasi akan pulang menjadi racun yang menyebabkan kanker, kehancuran ginjal, dan sakit pada kerongkongan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar