PANTAIPOKER | Bandar Ceme | Agen Bandar Ceme | Bandar Capsa | Ceme Keliling | Poker Online

WWW.POKERPANTAI.ORG WWW.POKERPANTAI.INFO

Pantaipoker
Berita Terkini Indonesia oleh Situs Poker Online Terbaik Se-Indonesia.

Jumat, 12 Juli 2019

30 Ribu Hewan Kurban untuk 34 Provinsi dan 7 Negara

30 Ribu Hewan Kurban untuk 34 Provinsi dan 7 Negara

30 Ribu Hewan Kurban untuk 34 Provinsi dan 7 Negara





Sebulan lagi umat Islam bakal merayakan Idul Adha. Meski masih lumayan lama, pasokan fauna kurban di pasaran mulai susah dan harganya merangkak naik.

Pasokan fauna dari sentra ternak berkurang dampak musim kemarau. Kondisi ini juga dominan pada kualitas ternak.

Mengantisipasi urusan itu, Dompet Dhuafa lewat program Tebar Hewan Kurban (THK) telah menyelamatkan pasokan fauna kurban guna masyarakat.

Lembaga filantropi ini pun menjamin fauna ternak yang terdapat mempunyai kualitas baik sehingga semua mudhohi (pekurban) dapat tenang dalam berkurban.

" Nilai utama bekurban melewati lembaga yakni kesehatan ternak terjaga, bobot dan kualitas teruji, daging-daging kurban tersalurkan secara tepat, cocok tujuannya sampai menumbuhkan perekonomian semua peternak kecil yang sudah menjadi partner THK Dompet Dhuafa," ujar Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi, Imam Rulyawan, melalui penjelasan tertulis diterima Dream, Kamis 11 Juli 2019.

Imam menuliskan tahun ini pihaknya menargetkan 30 ribu ekor fauna kurban yang akan diberikan ke 34 provinsi. Bahkan, Dompet Dhuafa pun menargetkan pendistribusian daging kurban sampai ke luar negeri.

" Dompet Dhuafa mendistribusikan fauna kurban ke tujuh negara laksana Timor Leste, Filipina, Myanmar, Vietnam, Palestina, Thailand dan Bangladesh," kata Imam.

Imam memastikan kualitas fauna kurban yang disediakan Dompet Dhuafa telah mengisi standar dan mutu. Setiap fauna telah diseleksi oleh kesebelasan Quality Control (QC).

Tak melulu itu, Dompet Dhuafa pun berupaya guna memberdayakan peternak lokal. Lewat Kampoeng Ternak Nusantara (TKN), Dompet Dhuafa hendak meningkatkan kesejahteraan dengan memasarkan fauna ternak dari semua peternak lokal.

" Sehingga mereka dan keluarganya dapat merasakan hasilnya, yakni terwujudnya kemandirian melewati penyelenggaraan bisnis peternakan dan turunannya yang menguntungkan," kata Imam.

Sedangkan guna penyaluran fauna kurban, kata Imam, pihaknya sudah mempunyai data mendetail penerima yang didapat lewat kerja sama dengan sekian banyak lembaga dan developer data. Dengan data yang terdapat secara digital memungkinkan Dompet Dhuafa mendapat laporan distribusi secara detail.

" Saat ini, Dompet Dhuafa berupaya mengembangkan global information system (GIS) yang mengandung data dan tempat sebaran penerima guna dalam format peta geografik, berkolaborasi dengan e-commerce (niaga elektronik) dan fintech (pemakaian teknologi keuangan) dalam mengembangkan sistem digitalisasi pengelolaan zakat dan kurban," tutur Imam.

Menyambut tahun doktrin baru 2019-2020, kesebelasan Lembaga Pelayan Masyarakat Dompet Dhuafa bareng Lotte Choco Pie menyalurkan bingkisan school kits atau perangkat sekolah murid.

Donasi ini disalurkan untuk anak-anak yatim dan dhuafa di Desa Kiarapandak, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor pada Senin, 8 Juli 2019.

" Distribusi sumbangan ini adalahhasil kerja sama dengan Lotte semenjak bulan Mei kemudian sebagai program Ramadan 1440 H/2019 bertema 'Berbagi kasih bareng Lotte Choco Pie'," ujar Fundrising Corporate Partnership Dompet Dhuafa, Sukma.

Sebanyak 70 paket didistribusikan di dua titik berbeda. Satu titik sedang di Kampung Anyar dengan 37 paket, sementara titik lainnya di Kampung Hegarmanah dengan 33 paket.

Antusiasme penduduk begitu tinggi dalam menyambut penyaluran sumbangan tersebut. Mereka melangsungkan zikir dan doa bareng sebelum pembagian school kits.

" Kami tidak menduga desa kami mendapat perhatian di luar sana," kata Ketua Rukun Warga, Inan.

Inan mengakui desanya jarang tersentuh. Sedangkan Dompet Dhuafa datang langsung dan menyerahkan donasi.

" Semoga kebajikan berbalas untuk semua donaturnya pun dan seluruh pihak yang terlibat," lanjut Inan.

Suasana suka cita Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah masih terasa. Tidak tidak banyak umat Islam pulang ke perantauan usai mudik di pekan kedua Syawal.

Meski masih dalam keadaan lebaran, persiapan menyambut Zulhijjah telah mulai dilakukan. Seperti halnya lembaga filantropi Dompet Dhuafa dengan mengenalkan tagline #JanganTakutBerkurban.

Dompet Dhuafa menciptakan program yang mempermudah berkurban. Cukup dengan Rp1, masyarakat sudah dapat berkurban.

" Itu strategi kami menyerahkan penyaluran untuk menyerahkan korban guna orang lain," ujar CEO Bawaberkah.org, Dera Perdhana Sophian di Jakarta, Kamis 20 Juni 2019.

Tak melulu itu, masyarakat juga dapat membeli fauna kurban dengan harga murah melewati platform digital tersebut.

" Kalau datang langsung ke gerai atau kantor tersebut harganya Rp1,9 juta, tapi bila di digital Rp1,4 juta. Yang Rp1,9 juta tersebut kalau belinya sebelum tanggal 30 Juni dapat diskon Rp200 ribu," ujar dia.

Direktur Mobilisasi ZIS Dompet Dhuafa, Yuli Pujihardi, mengatakan fauna kurban yang terkumpul nantinya disalurkan ke semua wilayah di Indonesia.

" Saat ini yang paling tidak sedikit distribusinya di Jawa dan Bali," kata Yuli.

Untuk distribusi, Dompet Dhuafa tidak secara langsung mengirimkan fauna kurban dari Jakarta ke daerah. Tetapi, Dompet Dhuafa akan memberikan uang untuk panitia di suatu wilayah untuk dibelikan fauna kurban di tempat terdekatnya masing-masing.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar