PANTAIPOKER | Bandar Ceme | Agen Bandar Ceme | Bandar Capsa | Ceme Keliling | Poker Online

WWW.POKERPANTAI.ORG WWW.POKERPANTAI.INFO

Pantaipoker
Berita Terkini Indonesia oleh Situs Poker Online Terbaik Se-Indonesia.

Senin, 06 Mei 2019

BANDAR CEME - 6 Masjid Tertua di China Ini Khidmat Dikunjungi Saat Bulan Ramadan

6 Masjid Tertua di China Ini Khidmat Dikunjungi Saat Bulan Ramadan

6 Masjid Tertua di China Ini Khidmat Dikunjungi Saat Bulan Ramadan

Dahulu, penyebaran Islam di China kian lama kian meningkat sehingga banyak masjid dibangun untuk tempat beribadah. Dikarenakan enam masjid di China berikut ini usianya ribuan tahun, membuat namanya masuk dalam kategori masjid tertua di China.

Fungsinya sendiri gak hanya sebagai tempat ibadah, melainkan situs sejarah yang bisa dikunjungi oleh siapa saja. Baik wisatawan Muslim maupun non Muslim, kian khidmat jika mengunjunginya saat bulan Ramadan tiba. Seperti apa, ya masjid-masjid tersebut? Ke sana yuk!

Terletak di Jalan Niujie, masjid nan megah dan terbesar di Beijing ini pertama kali dibangun tahun 996 pada masa Dinasti Liao. Sempat hancur karena invasi yang dilakukan oleh bangsa Mongol, masjid ini dibangun kembali saat masa Dinasti Ming tahun 1442. Dan mengalami perluasan bangunan di tahun 1696 pada masa Dinasti Qing. BANDAR CEME

Kental arsitektur khas Cina, untuk kaligrafi bangunan masjid ini didominasi dengan tulisan Arab dan Cina. Selain ruang untuk menjalankan salat, di Masjid Niujie terdapat pula watching moon tower. Sebuah menara yang biasanya digunakan oleh imam untuk mengamati bulan saat penentuan puasa.

Berdasarkan sejarah, Masjid Huaisheng disebut-sebut sebagai masjid tertua di Cina maupun dunia. Letaknya berada di Jalan Guangta, masjid ini telah berdiri sejak tahun 627. Pendirinya sendiri tak lain ialah paman Nabi Muhammad yang bernama Sa'd Ibn Abi Waqqas, dan didedikasikan untuk baginda nabi.

Nampak sederhana, masjid ini mengadopsi banyak gaya arsitektur mulai dari Cina, Arab, Jawa-Melayu, Moor, Maroko, dan masih ada lainnya yang bikin khidmat saat melakukan sholat. Sama seperti masjid lainnya. Selain ruang salat, kalian akan dapati juga moon tower dan mercusuar. BANDAR CEME

Islam di perkenalkan di daerah Xi'an oleh pelancong dari Arab, pedagang dari Persia(Iran) dan Afghanistan sejak abad ke-7. Menurut sejarah, Masjid Raya Xi'an dibangun pada tahun 742 selama pemerintahan Kaisar Xuanrong dari Dinasti Tang.

Masjid ini dapat dikunjungi oleh wisatawan non Muslim, hanya saja mereka tidak diperkenankan untuk ke ruang salat. Meski begitu, wisatawan banyak yang memahami akan hal tersebut. Umumnya wisatawan tertarik dan penasaran dengan ruang yang berisi ukiran kayu kaligrafi ayat-ayat Al-quran raksasa. BANDAR CEME

Masjid tertua di Cina ini berada di wilayah Kashgar. Terletak di alun-alun pusat kota Kashgar, Masjid Id Kah dibangun pada tahun 1442. Umumnya masjid yang terdapat ruang sholat dan menara, siapa sangka? Konon, lokasi masjid ini dahulunya ialah makam.

Masjid yang memiliki warna kuning ini, tidak hanya dapat menampung jamaah dengan kapasitas banyak. Di hari-hari besar umat Muslim, Masjid Id Kah digunakan juga sebagai tempat perayaan maupun acara yang berhubungan dengan keagamaan (Islam) lainnya. BANDAR CEME

Perpaduan budaya Han dengan dekorasi gaya Islam, nampak sekali terutama ketika pertama kali berkunjung ke Masjid Agung Tongxin. Masjid ini didirikan akhir abad Dinasti Yuan dan awal Dinasti Ming. Megahnya masjid bak bangunan istana China tradisional dan mampu menampung lebih dari 1.000 orang.

6. Masjid Dongguan, Xining
Didirikan pada tahun 1380, arsitektur masjid menggabungkan gaya tradisional China dan ornamen-ornamen yang memesona. Masjid Dongguan dapat menampung jamaah sekitar 3.000 orang. Selain digunakan sebagai tempat ibadah lima waktu, masjid ini kini juga berfungsi sebagai pusat pendidikan dan lembaga pendidikan tinggi Islam. BANDAR CEME

Itulah tadi enam masjid tertua di Cina yang khidmat dikunjungi saat bulan Ramadan tiba. Mengingat ini sebagai situs bersejarah sekaligus tempat ibadah, jaga tutur kata dan pakaian ya. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar