PANTAIPOKER | Bandar Ceme | Agen Bandar Ceme | Bandar Capsa | Ceme Keliling | Poker Online

WWW.POKERPANTAI.ORG WWW.POKERPANTAI.INFO

Pantaipoker
Berita Terkini Indonesia oleh Situs Poker Online Terbaik Se-Indonesia.

Rabu, 02 Januari 2019

BANDAR CEME Ariana Grande Tolak Penghargaan Ratu Inggris, Ada Apa Gerangan?

Ariana Grande Tolak Penghargaan Ratu Inggris, Ada Apa Gerangan?

Ariana Grande Tolak Penghargaan Ratu Inggris, Ada Apa Gerangan?

Masuk dalam catatan ratu Elizabeth sebagai penerima penghargaan prestisius New Year Honours lantas tidak membuat superstar asal Amerika Serikat Ariana Grande merasa bangga. Diluar dugaan Pelantun Thank U, Next itu dikabarkan menolak penghargaan kehormatan dari Ratu Elizabeth II. Bagaimana awal ceritanya?

Dikutip dari foxnews, Gelar kehormatan itu di berikan terkait dengan insiden ledakan bom di kota Manchester Mei 2018 pada saat konser Grande. Grande dipuji atas dukungannya terhadap para korban Manchester Arena. Dalam Isiden tersebut dikabarkan 22 orang meninggal dan ratusan lainnya luka. Grande sendiri selamat tanpa luka apa pun.

Beberapa minggu setelah insiden mengerikan itu , ia kembali ke Inggris untuk berjumpa dengan keluarga korban yang meninggal, hal ini dilakukan karena beberapa di antara mereka adalah anak muda penggemarnya. Tidak lupa Pelantun Thank U, Next itu juga menjenguk para korban ke rumah sakit.

Rupanya rasa empati Grande sangat besar, usahan yang dilakukan tak terbatas sampai di situ. Grande sukses menggalang musisi-musisi papan atas untuk meyelengarakan konser amal bertajuk 'One Love Manchester' Diperkirakan sekitar 55 ribu penonton menghadiri konser dan menghasilkan US$14,8 juta dari hasil penjualan tiket. Uang yang terkumpul lalu disumbangkan kepada sebuah instansi bernama We Love Manchester Emergency Fund.

Segala pengorbanan yang dilakukan Grande membuat Ratu Elizabeth layak memasukkan dalam daftar sebagai kandidat penerima penghargaan yang diselenggarakan secara tahunan itu. Mendapat telepon istimewa dari Istana Buckingham, Grande justru tidak membuatnya bahagia tetapi malah menolak menghadiri undangan khusus itu karena merasa waktunya terlalu cepat.

"Grande mengatakan bahwa dia masih berduka. Demikian pula hanya dengan para keluarga korban. Dia merasa orang-orang yang berhubungan dengan insiden ini akan berpandangan pemberian gelar ini sebagai sesuatu yang tidak sensitif melihatnya," tutur salah satu sumber terdekat Grande seperti yang dikutip dari dailymail. Ia melanjutkan, "Otoritas Istana mengirimi sebuah surat tapi dia dengan sopan menolaknya"

"Ada begitu banyak orang yang menderita akibat teror ini. Aku sangat menderita karena merasa bertanggung jawab atas tragedi tersebut," terang Ariana Grande seperti yang dikutip dari foxnews. Keputusan Grande disambut baik Charlotte Hodgson. Ia adalah orang tua dari Olivia Campbell-Hardy, salah satu korban dalam ledakan Manchester. Menurutnya, yang dilakukan Grande sangat menyentuh. "Dia benar, mungkin itu sedikit terlalu cepat," katanya. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar