PANTAIPOKER | Bandar Ceme | Agen Bandar Ceme | Bandar Capsa | Ceme Keliling | Poker Online

WWW.POKERPANTAI.ORG WWW.POKERPANTAI.INFO

Pantaipoker
Berita Terkini Indonesia oleh Situs Poker Online Terbaik Se-Indonesia.

Rabu, 01 Agustus 2018

BANDAR CEME Sushi Memang Enak, tapi Perhatikan Batas Konsumsinya Supaya Tetap Aman

BANDAR CEME Sushi Memang Enak, tapi Perhatikan Batas Konsumsinya Supaya Tetap Aman

BANDAR CEME Sushi Memang Enak, tapi Perhatikan Batas Konsumsinya Supaya Tetap Aman



BANDAR CEME - Rasanya, tak ada orang yang menolak bila diberi seporsi sushi. Sushi merupakan makanan khas Jepang yang memiliki banyak penggemar di Indonesia.

Sayangnya, beberapa pola sajian sushi, misalnya digoreng, bisa membawa dampak buruk terhadap kesehatan.

Bahkan, beberapa di antaranya memiliki kandungan nutrisi yang sama seperti kentang goreng. Demikian kata pakar nutrisi Jessica Perez.

Tentu, tak masalah jika kita hanya sesekali mengonsumsinya dan tidak setiap hari. Lantas, bagaimanakah batas aman dalam mengonsumsi makanan ini?

Barbie Boules, selaku pakar diet bersertifikat dari Amerika Serikat mengatakan, sushi memang menjadi satu pilihan makanan yang sehat.

"Makanan yang terbuat dari rumput laut, nasi, sayuran, dan ikan ini memiliki kandungan nutrisi yang tinggi," paparnya.

Namun, ikan seringkali mengandung bahan merkuri.

Calire Martin, pakar nutrisi dari California, AS mengatakan, merkuri dapat menyebabkan sakit kepala, memperlambat perkembangan, kerusakan otak dan kegagalan organ.

Kabar baiknya, tidak semua ikan terpapar bahan merkuri.

"Semakin tinggi posisinya pada rantai makanan, semakin besar kemungkinannya terpapar merkuri," papar Martin.

Jadi, ikan berukuran besar yang memakan ikan lebih kecil - seperti ikan todak, tuna ahi, ikan bass dan mackerel - adalah jenis ikan yang cenderung mengandung merkuri tinggi.

"Sebaiknya kita membatasi konsumsi ikan yang biasa dijadikan bahan sashimi, onigiri, atau lainnya," kata Martin.

Martin mengaku telah membatasi konsumsi ikan tersebut tidak lebih dari dua kali dalam seminggu.

Namun, menurut Martin, sushi maki sering terbuat dari jenis ikan yang mengandung merkuri lebih rendah, misalnya salmon, kepiting, udang dan belut.

Oleh karena itu, tak masalah jika kita lebih sering mengonsumsinya.

Sebagai penyeimbang nutrisi dan mengurangi asupan merkuri, Boules merekomendasikan agar kita memilih sushi dengan ikan yang mengandung merkuri rendah seperti salmon.

Selain itu, kita juga dianjurkan untuk memilih sushi yang mengandung sayuran atau udang dan kepiting yang dimasak.

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS merekomendasikan agar wanita hamil menghindari konsumsi ikan mentah.

Konsumsi ikan mentah meningkatkan risiko keracunan merkuri dan penyakit bawaan yang dapat memengaruhi ibu serta janin.

Boules menyarankan agar wanita hamil dan anak-anak membatasi konsumsi ikan.

Berdasarkan rekomendasi badan pengawas obat dan makanan AS, batas konsumsi ikan terbaik adalah delapan ons per minggu.
Wanita hamil dan anak-anak juga dianjurkan menghindari ikan bermerkuri tinggi.

"Konsumsi ikan bagi orang dewasa dengan kondisi kesehatan yang baik sebaiknya tak melebihi 12 ons per minggu," papar Boules.

Ia juga menyarankan agar kita lebih hati-hati saat memiliki ikan untuk dikonsumsi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar