PANTAIPOKER | Bandar Ceme | Agen Bandar Ceme | Bandar Capsa | Ceme Keliling | Poker Online

WWW.POKERPANTAI.ORG WWW.POKERPANTAI.INFO

Pantaipoker
Berita Terkini Indonesia oleh Situs Poker Online Terbaik Se-Indonesia.

Kamis, 19 Juli 2018

BANDAR CEME Kisah Michael Carroll, Pemenang Lotre Legendaris Rp 223 Miliar Menjadi Tukang Sampah

BANDAR CEME Kisah Michael Carroll, Pemenang Lotre Legendaris Rp 223 Miliar Menjadi Tukang Sampah

BANDAR CEME Kisah Michael Carroll, Pemenang Lotre Legendaris Rp 223 Miliar Menjadi Tukang Sampah


BANDAR CEME  - Tidak semua orang bisa menggunakan uang dengan bijak.

Hal tersebut seperti yang terjadi pada Michael Carroll.

Pria yang dikenal sebagai pemenang lotre legendaris dan mendapat julukan 'Lotto Lout' di Inggris ini, awalnya merupakan pria biasa yang bekerja sebagai pengemas biskuit dengan penghasilan 204 Poundsterling atau setara dengan Rp 3 juta per minggu.

Kemenangan lotrenya di tahun 2002 silam berhasil mengubah hidupnya.

Michael Carroll berhasil memenangkan lotre sebesar 15,5 Poundsterling Dollar AS atau setara dengan kurang lebih Rp 223 Miliar.

Carroll yang saat itu baru berusia 19 tahun menghabiskan uang tersebut untuk minum, berjudi, menyewa perempuan, hingga membeli obat-obatan.

Tak hanya itu, Carrol juga membeli sebuah rumah di dekat Swaffham, Norfolk.

Rumah tersebut tidak dirawat dan dihancurkan begitu saja ketika dijual.

Dilansir Pantaipoker dari dailymail, di tahun 2003, pengeluaran Carroll untuk keperluan merokok dan membeli kokain sebesar 3000 Dollar AS atau setara dengan Rp 43 juta setiap harinya.

Ia juga sering menggelar pesta di rumahnya senilai 500.000 Dollar AS atau setara dengan Rp 7 Miliar.

Selain cara yang telah disebutkan, Carroll menghabiskan uangnya dengan membeli banyak mobil mewah yang ia tabrakan ke arena pacuan kuda buatannya sendiri.

Hanya butuh waktu delapan tahun untuk Carroll bisa menghabiskan semua uang lotrenya.

Kini Carroll kembali hidup dengan penghasilan 67 Dollar AS atau setara dengan Rp 900 ribu per minggu sebagai tukang sampah.

"Pesta telah berakhir dan saatnya kembali ke kenyataan," ucap Carroll kepada Daily mail pada tahun 2010.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar