PANTAIPOKER | Bandar Ceme | Agen Bandar Ceme | Bandar Capsa | Ceme Keliling | Poker Online

WWW.POKERPANTAI.ORG WWW.POKERPANTAI.INFO

Pantaipoker
Berita Terkini Indonesia oleh Situs Poker Online Terbaik Se-Indonesia.

Rabu, 23 Mei 2018

Seorang Pria Rela Lakukan Ini saat Ada yang Coba Merampok Tas Rp 24 Jutanya


AGEN PERMAINAN POKER - Sebagian orang memang rela melakukan apapun demi melindungi barang kesayangan mereka.

Seperti pria asal Michigan, AS ini.

Pria bernama Jerad Kluting hampir kehilangan nyawanya saat mengalami insiden perampokan bersenjata.

Jerad sedang berjalan pulang ketika seorang pria menodongkan senjata api padanya dan meminta Jerad untuk menyerahkan tas Louis Vuitton miliknya.

Tas Louis Vuitton itu merupakan tas milik Jerad seharga 1.700 US Dollar atau sekitar Rp 24 juta.


Jerad mengungkapkan bahwa tas tersebut tak lagi diproduksi. Hal itulah yang membuat Jerad berusaha melindungi tas kesayangannya.


Demi tas kesayangannya itu, Jerad bahkan harus berusaha menghindari tembakan yang dilepaskan oleh perampok ke arahnya.

Ia berhasil menghindari setidaknya tiga peluru sambil melindungi tas Louis Vuittonnya selama insiden perampokan bersenjata itu terjadi.

Karena kegigihan Jerad yang tak mau menyerahkan tasnya, si perampok akhirnya pergi.

Polisi menangkap tersangka 21 tahun Christian Steven Bracamontes tak lama setelah insiden itu.


Jerad kembali ke TKP pada hari Selasa untuk berbicara dengan stasiun berita lokal, Wood TV.

"Aku berpikir:" Kau tidak mendapatkan Louis Vuitton-ku," komentar Jerad soal apa yang dia pikirkan saat insiden tersebut terjadi.

"Aku bekerja keras untuk mendapatkan tas ini dan tas ini sangat berarti bagi saya. Aku belum siap menyerahkan tas ini kepada beberapa penjahat yang akan memintanya dariku," tambahnya.

Jerad juga mengungkapkan bahwa dirinya sangat menyukai brand Louis vuitton.

"Aku menyukai Louis Vuitton dan aku melihat tas ini jauh sebalum saya membelinya dan aku harus menabung untuk membelinya," ucap Jerad.

"Tas ini sangat berarti bagiku. Tas ini mewakili diriku. Aku tidak akan melepaskan properti pribadiku," tambahnya.

Jerad juga percaya bahwa perampok itu mencoba menakut-nakutinya dengan melepas tembakan tanpa bertujuan membunuh.

Jerad mengakui dirinya beruntung saat insiden tersebut.

Namun dia juga tak menyesali bagaimana dia bereaksi untuk melindungi tas miliknya saat insiden tersebut terjadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar