PANTAIPOKER | Bandar Ceme | Agen Bandar Ceme | Bandar Capsa | Ceme Keliling | Poker Online

WWW.POKERPANTAI.ORG WWW.POKERPANTAI.INFO

Pantaipoker
Berita Terkini Indonesia oleh Situs Poker Online Terbaik Se-Indonesia.

Minggu, 04 Maret 2018

Akibat Makan Melon Di Australia, Tiga Orang Meninggal Dan 12 Lainnya Sakit


Tiga orang dilaporkan meninggal di Australia akibat makan buah melon mengandung bakteri listeria. Sebanyak 12 orang lainnya dilaporkan sakit.
Kejadian ini pertama kali diketahui bulan lalu dan terkait dengan sebuah pertanian di Nericon, Negara bagian New South Wales (NSW).

Dua kematian terjadi di NSW dan satu lagi di Victoria.
Otoritas kesehatan mengatakan seluruh buah terkontaminasi itu sudah ditarik dari supermarket. Pihak berwenang juga memperingatkan ibu hamil dan lansia untuk tidak mengonsumsi bauh melon utuh.

"Semua 15 kasus yang terjadi menimpa lansia dan kebanyakan dari mereka kondisi kesehatannya sudah menurun," ujar Vicky Sheppeard.

"Siapa pun rentan terhadap listeriosis jangan membeli melon sebelum 1 Maret."
Dari 15 kasus terdampak listeriosis, enam di antaranya dipastikan berasal dari NSW dan lima dari Victoria. Laporan lain menyebutkan berasal dari Queensland dan Tasmania.
Wakil Kepala Kesehatan Victoria, Brett Sutton menyatakan kasus di negara bagiannya tiga di antaranya dialami tiga pria dan dua wanita berusia antara 65 hingga 88 tahun.

"Tragisnya, satu dari kasus-kasus ini orangnya sudah meninggal," kata Sutton.
Badan Kesehatan NSW segera merespons fenomena ini dengan menyerukan warga agar mengikuti panduan yang sudah diterapkan selama 15 tahun.

Listeriosis sudah membunuh 170 orang di Afrika Selatan sejak Januari tahun lalu dan wabah terkait melon ini di Amerika Serikat pada 2011 merenggut 30 jiwa.
Gejala dialami korban adalah semacam flu, demam, kedinginan, dan gangguan pernapasan yang bisa berlangsung selama enam pekan.

Mereka yang berisiko terkena listeriosis disarankan menjauhi mengonsumsi salad dingin, termasuk selada, kol mentah, ayam mentah, daging mentah, makanan laut mentah, jamur, susu atau keju yang tidak dipasteurisasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar