AGEN POKER - Orang tua siswa salah satu SMK di Kota Semarang mendatangi Polrestabes Semarang, Sabtu (3/2/2018) pagi.
Ia melaporkan peristiwa kekerasan yang dialami anaknya oleh oknum guru, Rabu (31/1/2018) lalu.
Agung Cahyono, orang tua korban menyatakan sebelumnya telah mencoba konfirmasi ke sekolah.
"Sebelum buat laporan ini saya sudah datang dua kali ke sekolah tapi tanggapannya nggak jelas, padahal saya hanya mau konfirmasi," jelas Agung, Sabtu (3/2/2018).
Kedatangan ke sekolah anaknya ia hanya ingin menanyakan kronologis kenakalan anaknya hingga membuat oknum guru melakukan penganiayaan di luar sekolah.
"Kalau memang anak saya salah, menyimpan video porno, saya juga akan menghukumnya. Yang saya sayangkan kenapa dipukuli di luar sekolah, setelah pulang sekolah, sehingga dilihat orang-orang dan ada yang memvideokan," tambahnya.
Ia menjelaskan, kronologis anaknya dianiaya seorang oknum guru di Jalan Wonodri Raya Rabu sore sepulang sekolah.
Setelah itu ponsel siswa dan kunci motor dirampas oknum guru dengan dalih handphone menyimpan video porno.
"Saya juga ingin meminta handphone anak saya ke sekolah, mengecek apa benar ada video porno, namun belum dikasih sampai sekarang," ujar dia.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar