PANTAIPOKER | Bandar Ceme | Agen Bandar Ceme | Bandar Capsa | Ceme Keliling | Poker Online

WWW.POKERPANTAI.ORG WWW.POKERPANTAI.INFO

Pantaipoker
Berita Terkini Indonesia oleh Situs Poker Online Terbaik Se-Indonesia.

Selasa, 23 Januari 2018

Firasat Sang Istri Polisi sebelum Suaminya Tewas Dibunuh di Semarang

KOMPAS.com/Ika Fitriana

AGEN DOMINO - Raut duka tak bisa disembunyikan oleh Yuliyani (37), istri almarhum Aiptu Samsul Huda, saat menceritakan pertemuan terakhirnya dengan sang suami. Yuliani sudah merasakan firasat sebelum kemudian suaminya meninggal diduga dibunuh oleh orang tidak dikenal di Semarang, Sabtu (20/1/2018) lalu. Sekitar sepekan sebelum meninggal, Yuliani melihat Samsul lebih pendiam dari biasanya. Suaminya itu juga sering melamun dan linglung tanpa sebab.
"Baliau lebih suka diam, sering linglung, melamun, tidak seperti biasanya," ujar Yuliani, ditemui di rumah duka, di Desa Ngadiharjo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu (22/1/2018).
Namun, ketika itu Yuli tak berpikir lebih jauh. Yuli menganggap perilaku suaminya disebabkan karena kelelahan atau sebab lain yang dia sendiri tidak sempat menanyakan. Selain tanda fisik suami, Yuliani juga mendapati tanda alam, yakni munculnya burung-burung di atas atap rumahnya di Semarang. Dia sudah mencoba mengusirnya tapi burung-burung itu datang lagi setiap menjelang subuh dan senja.
"Di atap rumah tiba-tiba banyak burung bersuara, enggak tahu itu burung gagak atau bukan, setiap menjelang maghrib dan memasuki subuh. Tapi saya masih biasa saja," tutur ibu satu anak ini.
Yuliani mengaku kepergian pria yang dicintainya itu sungguh tidak terduga. Apalagi nyawa sang suami melayang dengan cara tragis. Ada banyak luka tusukan benda tajam pada tubuh almarhum.
"Saya tidak menyangka jika beliau akan meninggal dengan cara begini. Tapi saya sudah menerima, ini adalah risiko saya sebagai istri dari anggota kepolisian," tuturnya.
Yuliani mengenang pria yang telah memberinya satu anak itu sebagai pribadi baik. Almarhum begitu berdedikasi dengan profesinya sebagai abdi negara. Dia disiplin dan bertanggung jawab. Samsul juga tidak pernah meninggalkan ibadahnya di tengah tugas negara.
Samsul pun sangat menyayangi anak semata wayangnya, RAH (11), yang kini duduk di bangku kelas VII di Semarang. Yuli berujar bahwa suaminya itu selalu mendukung apa pun yang menjadi cita-cita istri dan anaknya.
"Saya sangat salut dengan sosok beliau, seluruh instansi juga mengapresiasi kinerjanya sampai akhir hayat," ungkapnya menyeka air mata.
Nur Hadi, kakak almarhum Aiptu Samsul, menambahkan bahwa sang adik tidak pulang ke Borobudur sejak dua bulan terakhir. Padahal biasanya, dia rutin pulang setiap satu sampai dua bulan sekali mengunjungi ibu dan kerabat.
"Terakhir pulang sekitar dua bulan lalu, dia tidak bilang apa-apa," kata Nur.
Nur juga sempat menanyakan keadaan Samsul kepada keluarga lain karena tidak pulang.
"Saya tanya keluarga, ada apa dengan Samsul, biasanya pulang kok ini enggak pulang sudah dua bulan," ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, Aiptu Samsul Huda ditemukan tewas Sabtu (20/1/2018) dini hari, dalam kondisi tergeletak di Jalan Arteri Yos Sudarso, Semarang. Pada jasad anggota Polsek KP3 Pelabuhan Tanjung Emas Semarang itu terdapat sejumlah luka tusukan benda tajam. Sejauh ini, Kepolisian Resor Kota Besar Semarang masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku dan motif dugaan pembunuhan ini.
Jenazah Aiptu Samsul telah dimakamkan di tempat asalnya di Desa Ngadiharjo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Sabtu (20/2/2018) sore.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar